JAKARTA, KOMPAS - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Megawati mengenang mantan Menteri Pertahanan itu sebagai sahabat yang selalu siap membantu dalam berbagai situasi, sekaligus prajurit berdedikasi tinggi kepada bangsa dan negara.
"Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Pak Ryamizard Ryacudu. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujar Megawati di Jakarta, Senin (1/6/2026).
Ryamizard meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pada pukul 14.03 WIB. Menteri Pertahanan periode 2014-2019 itu mengembuskan napas terakhirnya dalam usia 76 tahun akibat sakit yang dideritanya setelah sempat ditangani di ruang CICU rumah sakit tersebut.
Pak Ryamizard adalah sosok prajurit negarawan. Beliau teguh pada prinsip, memiliki dedikasi yang tinggi, dan menunjukkan komitmen yang tidak pernah surut kepada negara. Sikap hidup dan pengabdiannya merupakan cerminan seorang patriot sejati.
Megawati mengenang Ryamizard sebagai sosok pemimpin yang tegas, disiplin, dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat serta negara. Saat Megawati menjabat presiden, Ryamizard dipercaya menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Menurut Megawati, perhatian Ryamizard tidak berhenti setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI. Salah satu kenangan yang paling membekas baginya terjadi saat penanganan bencana di Aceh.
Kala itu, setelah meninjau langsung daerah terdampak bencana, Megawati melihat kebutuhan mendesak akan jembatan Bailey untuk menghubungkan wilayah yang terputus. Ia kemudian menghubungi Ryamizard untuk meminta bantuan.
"Saya masih ingat ketika pulang dari Aceh dan melihat kebutuhan mendesak akan jembatan Bailey. Saya kemudian menelepon Pak Ryamizard. Dengan sigap beliau langsung membantu dengan mengerahkan batalyon Zeni untuk memasang jembatan darurat tersebut sehingga akses masyarakat dapat segera pulih," kata Megawati.
Bagi Megawati, respons cepat tersebut mencerminkan karakter Ryamizard sebagai prajurit yang selalu hadir ketika rakyat dan negara menghadapi kesulitan. Ia menilai Ryamizard sebagai prajurit negarawan yang sepanjang hidupnya menunjukkan kesetiaan kepada bangsa dan negara.
"Pak Ryamizard adalah sosok prajurit negarawan. Beliau teguh pada prinsip, memiliki dedikasi yang tinggi, dan menunjukkan komitmen yang tidak pernah surut kepada negara. Sikap hidup dan pengabdiannya merupakan cerminan seorang patriot sejati," ujar Megawati.
Kenangan itu, menurut Megawati, membuat sosok Ryamizard akan selalu membekas dalam ingatannya. Megawati pun menyampaikan salam perpisahan kepada sahabat lamanya tersebut. "Selamat jalan, temanku. Terima kasih atas persahabatan, pengabdian, dan jasa-jasamu bagi Indonesia," kata Megawati sambil terisak penuh haru.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ikut menyampaikan duka cita atas wafatnya Ryamizard. Tito mengaku mengenal dekat almarhum dan menaruh hormat kepadanya. "Saya mengenal cukup baik almarhum sebagai senior dan sangat hormat kepada beliau," ujar Tito.
Menurut Tito, Ryamizard merupakan sosok yang dihormati dan memiliki kedekatan dengan berbagai kalangan. Ryamizard juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang disegani masyarakat di wilayah Sumatera bagian selatan, khususnya Sumatera Selatan dan Lampung.
"Beliau salah satu sesepuh Sumatera bagian selatan, baik Sumatera Selatan maupun Lampung. Saya dari Palembang, Sumsel, jadi saya sering juga menghadap beliau, bukan hanya mengenai tugas, tetapi juga urusan-urusan kampung kita di Sumatera bagian selatan," katanya.
Tito menilai kepergian Ryamizard menjadi kehilangan bagi keluarga, sahabat, serta banyak pihak yang pernah mengenal dan bekerja bersama almarhum. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar memperoleh ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
"Kita doakan semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosa almarhum selama di dunia. Kita doakan agar dimudahkan jalannya menghadap Ilahi, diluaskan alam kuburnya, dan dijadikan oleh Allah SWT alam kubur yang seindah taman surga, karena kematian adalah takdir dari Allah SWT yang tidak dapat kita hindari," ujar Tito.





