Prabowo Sebut Pembangunan Ekonomi Harus Sejalan dengan Pancasila, Ini 5 Poin Pentingnya

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto membeberkan lima poin Ekonomi Pancasila pada Upacara Perinagatan Hari Lahir Pancasila.

Prabowo Sebut Pembangunan Ekonomi Harus Sejalan dengan Pancasila, Ini 6 Poin Pentingnya. (Foto: YouTube/BPIP)

IDXChannel—Presiden Prabowo Subianto mengatakan sistem pembangunan ekonomi nasional harus berjalan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini diungkapkan pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026). 

Dia mengatakan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi Indonesia adalah memastikan bahwa pembangunan ekonomi tetap sesuai dengan Pancasila. Prabowo menggarisbawahi pembangunan yang kurang merata. 

Baca Juga:
Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan Kesepakatan Bisnis Senilai Rp61 Triliun

“Kita memiliki sumber daya yang luar biasa. Kita produsen komoditas penting yang dibutuhkan dunia modern. Kita salah satu produsen mineral penting. Tembaga, timah, emas, komoditas pertanian yang penting,” kata dia. 

Namun, kata dia, harus diakui bahwa hasil kekayaan alam Indonesia belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Bahwa hasil sumber daya alam dinikmati di luar negeri. 

Baca Juga:
Prabowo Dikabarkan Ditolak ke Italia, Begini Kata Istana

“Tugas sejarah saya sebagai presiden yang disumpah di hadapan rakyat adalah untuk melakukan transformasi bangsa, terutama transformasi ekonomi kita. Ekonomi yang belum sepenuhnya berlandaskan Pancasila menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berjalan sesuai Pancasila,” lanjutnya. 

Lima Poin Ekonomi Pancasila dari Presiden Prabowo Subianto  

Pertama, Ekonomi Pancasila adalah ekonomi yang religius, yakni ekonomi yang berkemanusiaan dan memperkuat persatuan. Menurutnya, kekayaan alam bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan amanah Tuhan yang harus dikelola untuk kemakmuran rakyat. 

Baca Juga:
Prabowo Instruksikan Sekolah RI Ajarkan Bahasa Prancis, DPR Soroti Sumber Daya Manusia

“Berikutnya, pembangunan tidak boleh hanya menghasilkan angka statistik, tetapi harus menghasilkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia. Anak yang paling lemah harus mendapat gizi yang baik,” jelasnya. 

Begitu juga dengan petani, harus mendapatkan pupuk dalam waktu yang tepat dan harga yang benar. Nelayan pun harus mendapatkan akses pasar yang adil, sebab nelayan adalah produsen protein yang penting bagi masyarakat. 

Ketiga, ekonomi harus berpihak pada kepentingan nasional dan rakyat. Tidak boleh hanya menguntunkan segelintir pihak. Prabowo mengatakan bahwa terlalu lama keuntungan sumber daya alam mengalir ke luar negeri. 

Oleh sebab itu, dia mencanangkan sistem ekspor sumber daya alam satu pintu. Selain itu, Indonesia juga harus melakukan investasi besar industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Lalu memperkuat devisa ekspor dan memastikan kekayaan Indonesia memberi manfaat untuk rakyat.  

Keempat, Ekonomi Pancasila merupakan ekonomi yang egaliter, kerakyatan, dan berdasarkan rancang bangun yang dibuat oleh pendiri bangsa. Dalam Pasal 33 UU 1945, disebutkan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. 

“Karena itu koperasi harus diperkuat. Koperasi harus bangkit. Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat dari kemiskinan dan ketidakberdayaan. Usaha kecil dan menengah harus diperkuat dan desa harus jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” kata dia. 

Dia juga menekankan bahwa rakyat harus menjadi pelaku utama dalam pembangunan, bukan sebatas objek ataupun alat pembangunan. 

Kelima, Ekonomi Pancasila adalah ekonomi yang berkeadilan sosial. Pertumbuhan ekonomi harus disertai dengan pemerataan dan kemajuan yang dirasakan rakyat Indonesia. Atas dasar itulah pemerintah menjalankan berbagai langkah transformasi. 

Prabowo juga mengatakan kini Indonesia memiliki cita-cita yang lebih berani. Pemerintah sedang dan akan terus menjalankan strategi transformasi bangsa. Menjadi haluan yang sejalan dengan Pancasila. 

Yakni dengan memperkuat hilirisasi SDA, membangun ketahanan pangan, memperkuat koperasi dan desa, memberi MBG untuk membangun generasi yang sehat dan unggul, memperkuat pendidikan dan kesehatan, serta memperbaiki tata kelola agar kekayaan bangsa tidak mengalir ke luar negeri. 

“Suatu transformasi yang besar tidak mudah, kita akan menghadapi rintangan dan tantangan. Mungkin juga kita akan hadapi perlawanan dari kelompok yang suka korupsi, tindakan ekonomi yang ilegal,” kata Prabowo.   


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hitung-Hitungan Harga BBM per 1 Juni 2026, Harusnya Naik
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemerintah Sulsel Percepat Pembangunan 10 Ruas Jalan Strategis dengan Dana Rp274 Miliar
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Kronologi Bareskrim Jemput Paksa Selebgram dan Youtuber, Diduga Beli Puluhan Tabung Whip Pink
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kemlu
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.