Desa Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru, Begini Cara Prabowo

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menempatkan desa sebagai salah satu fokus utama dalam aspek ekonomi nasional. Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak boleh hanya terkonsentrasi di kota-kota besar, tetapi harus menghadirkan pusat pertumbuhan baru hingga ke tingkat desa.

Gagasan tersebut menjadi upaya membangun ekonomi yang lebih merata. Pemerintah menilai pemerataan pembangunan menjadi syarat penting agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Ekonomi kita berdasarkan rancang bangun, cetak biru yang dibuat oleh pendiri-pendiri bangsa kita. Oleh Bung Karno, Bung Hatta, Bung Syahrir, dan semua pendiri-pendiri bangsa kita," kata Prabowo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).


Ia menyebut pembangunan yang berlandaskan Pasal 33 UUD 1945 harus memberikan peran lebih besar bagi rakyat untuk menjadi pelaku ekonomi, karenanya koperasi dipandang memiliki peran strategis karena mampu memperluas akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

"Karena itu koperasi harus diperkuat, koperasi harus bangkit. Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan," kata Prabowo.

Baca: Prabowo Ungkap Pancasila Bukan Hanya Dokumen Sejarah, Tapi Ini

Selain koperasi, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah juga mendapat perhatian besar. Pemerintah menilai UMKM memiliki kemampuan menciptakan lapangan kerja sekaligus menjadi penggerak aktivitas ekonomi di daerah.

"Usaha kecil dan menengah harus kita perkuat, dan desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap aktivitas ekonomi tidak lagi bertumpu pada segelintir wilayah. Sebaliknya, desa-desa diharapkan mampu menjadi pusat produksi, distribusi, dan penciptaan nilai tambah baru.

"Rakyat harus menjadi pelaku utama dari pembangunan, bukan sekadar objek pembangunan, apalagi hanya menjadi alat pembangunan," kata Prabowo.

Baca: Bikin Transformasi Ekonomi RI, Prabowo Tak Gentar Hadapi Rintangan

(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Airlangga: Peluang RI Resesi di Bawah 5%, Lebih Rendah dari AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Detik-detik Waisak 2570 BE/2026 Berlangsung Khidmat di Borobudur
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo: Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Negara Lain, Harus Berdiri Diatas Kaki Sendiri
• 3 jam laludisway.id
thumb
Danantara Akan Umumkan Jajaran Pengurus PT DSI Pekan Depan, Seleksi SDM Masih Berlangsung
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Peringati Hari Pancasila, Prabowo Soroti Transformasi Pengelolaan Kekayaan SDA
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kabid Humas Polda Papua soal Ledakan di Biak: Diduga Berasal dari Bom Sisa Perang Dunia II
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.