Modus Pasutri Pemilik WO Marwah Tipu Calon Pengantin Lewat Promo di Medsos

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polisi mengungkap modus pasangan suami istri pemilik wedding organizer (WO) Marwah, RM dan ER. Para pelaku diduga menipu calon pengantin melalui promo paket pernikahan lewat media sosial.

"Pada awalnya, para korban mendapatkan iklan jasa pernikahan ini melalui media sosial Instagram. Selanjutnya, karena di situ ada iklan-iklan, para korban ini tertarik, berlanjut dengan komunikasi melalui WhatsApp ke adminnya langsung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan dilansir Antara, Senin (1/6/2026).

Baca juga: Polisi Ungkap Motif Owner WO Marwah Tipu Pengantin: Gali Lubang Tutup Lubang

Calon pengantin yang tertarik dengan iklan yang dibuat para pelaku kemudian melanjutkan komunukasi melalui aplikasi WhatsApp. Menurut Bayu, saat komunikasi berlangsung melalui WhatsApp, para tersangka menawarkan berbagai promo dan paket pernikahan dengan harga yang dinilai menarik bagi calon pelanggan.

"Pada saat komunikasi melalui WhatsApp itulah, para tersangka ini menawarkan promo-promo terhadap paket pernikahan yang ditawarkan kepada para korban," ujar Bayu.

Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain di luar wilayah Jakarta Timur. Berdasarkan informasi yang diterima penyidik, sejumlah korban diketahui berasal dari wilayah Bekasi.

Terkait adanya laporan dari korban di Bekasi, Bayu mengatakan pihaknya akan membuka koordinasi dengan aparat penegak hukum di wilayah tersebut. Dia mengatakan bila ada laporan yang ditangani kepolisian setempat, maka proses penyidikan dapat dilakukan secara terkoordinasi.

"Mungkin nanti kalau terkait ada korban yang melaporkan di Bekasi, penyidik dari Bekasi akan berkoordinasi dengan kami terkait dengan penanganan di sini. Kalau memang nanti dari penyidik di Bekasi ingin melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang sudah kita amankan, maka kami persilakan," jelas Bayu.

Bayu mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dan berhati-hati sebelum memutuskan menggunakan jasa penyelenggara pernikahan. Dia mengimbau calon pengantin megecek terlebihdagulu legalitas hingga rekam jejak WO sebelum melakukan pembayaran.

"Dalam kesempatan ini, kami dari Satreskrim Polres Jakarta Timur mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih wedding organizer. Coba diperhatikan apakah WO ini benar terverifikasi, memiliki track record yang baik," tutur Bayu.

Baca juga: Jejak Kasus Dugaan Penipuan WO di Jaktim hingga Owner Ditangkap

Selain itu, masyarakat juga diminta agar mewaspadai penawaran paket pernikahan dengan harga yang jauh di bawah harga pasar. Menurut Bayu, tawaran yang terlalu murah justru patut dicurigai sebagai salah satu modus untuk menarik minat calon korban.

"Dan juga paket harga yang ditawarkan itu, kira-kira normal atau tidak. Kalau terlalu murah, ya, kita jangan terlalu cepat percaya karena kemungkinan ini adalah bentuk penipuan," ucap Bayu.

Diketahui, RM dan ER ditangkap di Bandung Barat. Adapun kedua orang itu telah ditetapkan tersangka dan langsung ditahan oleh polisi. Keduanya dijerat dengan Pasal 492 KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP.

"Sudah sebagai tersangka," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, saat dihubungi, Minggu (31/5).

Pelaku tidak melaksanakan kewajibannya dalam hal WO sesuai perjanjian dengan korban. Pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman.

Total ada 58 pasangan calon pengantin yang menjadi korban penipuan pemilik WO ini. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 2,6 miliar.




(dek/idh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Lengkap Pesta Bola 2026
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sering Duduk Seharian? Risiko Kematian Dini Bisa Meningkat, Ini Faktanya-Tips Kesehatan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Motor Listrik Terbakar Habis hingga Kerangka di Frontage Waru
• 2 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Pindapata Waisak, Jejak Kebajikan di Jalanan Makassar
• 19 jam laludetik.com
thumb
Gerindra Cup U-17 Kota Kediri Diikuti 32 Tim, Termasuk Klub dari Bogor dan Solo
• 3 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.