Prabowo Akui Hasil Pertumbuhan Ekonomi Belum Dirasakan Merata oleh Rakyat

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia selama puluhan tahun selalu mencatatkan pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, capaian tersebut belum sepenuhnya dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat Indonesia.

Ia menyampaikan hal itu saat memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6). Kepala negara berpendapat, pembangunan ekonomi harus berjalan senergi dengan nilai-nilai Pancasila dan tidak mengejar angka pertumbuhan semata.

"Selama beberapa dasawarsa terakhir Indonesia ekonominya memang tumbuh. Tapi apakah pertumbuhan itu sudah merata? sudah dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia secara adil? Marilah kita jujur melihat Kenyataan yang kita hadapi sekarang," kata Prabowo.

Menurut presiden, Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Apalagi, Indonesia menjadi salah satu produsen utama berbagai komoditas strategis dunia, mulai dari tembaga, timah, emas, logam tanah jarang, batu bara, kelapa sawit, hingga nikel.

Akan tetapi, Prabowo menilai kekayaan alam yang melimpah belum sepenuhnya memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ia menyoroti kondisi yang berlangsung selama bertahun-tahun ketika sebagian besar nilai tambah dari sumber daya alam Indonesia justru dinikmati di luar negeri.

Mantan pangkostrad itu mengatakan, rakyat harus ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan. Untuk itu, ekonomi Indonesia harus berlandaskan prinsip keadilan sosial sebagaimana terkandung dalam Pancasila.

Salah satu upaya untuk mewujudkan itu antara lain dengan menjalankan berbagai program transformasi ekonomi nasional. Salah satunya yakni memperkuat kebijakan hilirisasi sumber daya alam.

Selain itu, program lainnya seperti membangun ketahanan pangan, mengembangkan koperasi dan ekonomi desa, serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dianggapnya sebagai instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Ekonomi kita adalah ekonomi yang berkeadilan sosial. Inilah tujuan dari seluruh perjuangan kita. Pertumbuhan ekonomi harus disertai pemerataan, kemajuan harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia," ujar Prabowo.

Kepala negara mengakui proses transformasi ekonomi tidak akan berjalan dengan mudah. Ia memproyeksikan berbagai tantangan dan perlawanan akan muncul, termasuk dari pihak-pihak yang selama ini diuntungkan oleh praktik korupsi, penyelundupan, maupun aktivitas ekonomi ilegal lainnya.

Kendati demikian, Ia mengatakan Bangsa Indonesia memiliki keberanian untuk mengambil keputusan yang benar demi kepentingan rakyat. Ia menilai keberhasilan pembangunan harus diukur dari kemampuan negara menghadirkan kemakmuran yang lebih adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya yakin ketika kita menjalankan Pancasila secara sungguh-sungguh di bidang politik, di bidang hukum, di bidang sosial, di bidang budaya, dan terutama di bidang ekonomi," kata Prabowo.

"Saya yakin Indonesia tidak akan hanya menjadi negara maju dan makmur, Indonesia akan menjadi bangsa yang dihormati oleh bangsa-bangsa lain karena rakyatnya sejahtera."


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenazah Eks Menhan Ryamizard Akan Disemayamkan di Rumah Duka di Cikeas Bogor
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Pemakaman Ryamizard Ryacudu, Suasana TMP Kalibata Kian Khidmat
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Wamenag Yakin Kualitas Pelayanan Ibadah Haji Akan Terus Membaik
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Bareskrim Tetapkan 2 Bos Swasta jadi Tersangka Impor HP Ilegal dari China
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Cara Download Sertifikat Haji Resmi 2026 via Kartu Nusuk, Praktis, dan Cepat!
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.