Momen Akrab Prabowo Gandeng Tangan Megawati Seusai Upacara Hari Pancasila

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Momen keakraban antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menjadi perhatian.

Hal itu terjadi usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6).

BACA JUGA: Refleksi Hari Lahir Pancasila, Hasto PDIP Ungkit Visi Geopolitik Bung Karno

Setelah upacara berlangsung, Prabowo terlihat menyapa sejumlah tamu undangan yang hadir.

Kepala Negara sempat berbincang dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin di area dalam Gedung Pancasila.

BACA JUGA: Prabowo: Pancasila sebagai Pegangan Indonesia di Tengah Rivalitas Geopolitik

Di dekat mereka, tampak Megawati berdiri sambil memperhatikan perbincangan tersebut.

Saat hendak menuju area utama di luar gedung, terjadi interaksi menarik antara Prabowo dan Megawati.

BACA JUGA: Pidato Saat Hari Lahir Pancasila, Hasto: Sikap Kritis Tak Bisa Dihadapi dengan Represi

Prabowo sempat mempersilakan Megawati berjalan lebih dahulu. Namun, Ketua Dewan Pengarah BPIP itu justru meminta Prabowo sebagai presiden untuk berada di depan.

Tidak lama kemudian, Megawati mengulurkan tangan kepada Prabowo. Kepala negara langsung menyambut uluran tangan tersebut.

Keduanya lalu berjalan berdampingan sambil bergandengan tangan meninggalkan ruangan.

Sepanjang perjalanan menuju area luar gedung, Prabowo dan Megawati tampak berbincang santai disertai senyum dan tawa.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah tokoh nasional lainnya terlihat mengikuti dari belakang.

Momen kebersamaan Prabowo dan Megawati itu menjadi salah satu perhatian dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini.

Kehangatan yang ditunjukkan kedua tokoh tersebut dinilai mencerminkan semangat persatuan di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang. (mcr4/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Tegaskan Tak Ada Tekanan Politik Tangani Kasus CSR BI-OJK
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Sabri Lamouchi Targetkan Tunisia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
PDIP Jelaskan Tujuan "Bung Karno Bapak Marhaenis" Sebagai Lagu Wajib Partai
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Asing Net Sell Rp21 Triliun, IHSG Catat Mei Terburuk Sejak 2012
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khitah
• 8 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.