Arab Saudi Apresiasi Tata Kelola Haji Indonesia, Menhaj: Evaluasi Mina Tetap Jadi Prioritas

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Pemerintah Arab Saudi memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan haji Indonesia tahun 2026 yang dinilai menunjukkan berbagai kemajuan dalam tata kelola dan pelayanan jamaah. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf, mengatakan, apresiasi tersebut terlihat dari perhatian langsung Pemerintah Arab Saudi terhadap operasional haji Indonesia selama fase Armuzna.

“Pemerintah Arab Saudi memberikan apresiasi yang sangat baik. Bahkan Menteri Haji Arab Saudi datang langsung ke tenda jamaah Indonesia di Mina. Ini merupakan bentuk penghargaan atas berbagai lompatan perbaikan yang dilakukan Indonesia,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Baca Juga
  • Menhaj Lepas Kepulangan Pertama Jamaah Haji RI ke Indonesia
  • Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Dipulangkan ke Tanah Air
  • Hari Lahir Pancasila: Merawat Rumah Bersama, Menguatkan Indonesia Maju

Meski demikian, Irfan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan cepat berpuas diri. Sejumlah catatan, terutama terkait kapasitas tenda dan fasilitas di Mina, akan menjadi fokus evaluasi untuk musim haji berikutnya.

“Mina memang memiliki keterbatasan ruang. Namun kita tidak boleh menjadikan itu sebagai alasan. Justru setiap tahun harus ada upaya perbaikan agar layanan kepada jamaah semakin baik,” katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Terkait kemungkinan penambahan kuota haji Indonesia, Irfan menjelaskan hingga saat ini belum ada pembahasan resmi dari Pemerintah Arab Saudi. Kuota dasar yang berlaku masih sekitar 220 ribu jamaah.

Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kerja sama dengan otoritas Arab Saudi agar penyelenggaraan haji Indonesia semakin profesional, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkot Cirebon Hentikan Gaji ASN yang Tidak Masuk Kerja 10 Hari Berturut-turut
• 46 menit lalutvonenews.com
thumb
Pindapata Waisak, Jejak Kebajikan di Jalanan Makassar
• 21 jam laludetik.com
thumb
Purbaya Optimistis PT DSI Dongkrak Likuiditas Bank Himbara dan Sektor Keuangan
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ukraina Terima Sistem Pertahanan Udara IRIS-T dari Jerman
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ryamizard dalam Kenangan, Jenderal yang Meniti Jalan dari Perang ke Kabinet
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.