JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie mengenang sosok eks Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu sebagai sosok yang profesional dalam menjalankan tugas.
Jimly mengatakan, dirinya pernah bekerja bersama Ryamizard di Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan selama lima tahun.
“Saya bergaul cukup lama dengan almarhum, maka saya ingin menjadi saksi di hadapan Allah bahwa almarhum ini orang baik, kerjanya profesional, dan enggak macam-macam gitu loh, baik. Bahkan saya pernah satu lingkungan kerjaan di Dewan Gelar, tanda-tanda jasa, Dia sebagai Menhan, ketua, saya wakil ketua. Itu lima tahun,” kata Jimly saat ditemui di TMP Kalibata, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Baca juga: Fadli Zon Ungkap Kedekatan Prabowo dengan Ryamizard: Terjalin Sejak Taruna
Jimly ingat pernah berdiskusi dengan Ryamizard terkait perubahan terakhir Undang-Undang Dasar (UUD) tahun 2002 di mana diusulkan adanya Komisi Konstitusi.
Dia mengatakan, meski perubahan UUD tahun 2002 tidak berhasil melalui Komisi Konstitusi, Ryamizard menjadi sosok yang bisa diajak berdiskusi terkait aspek reformasi.
“Nah, tapi Pak Ryamizard secara khusus, dia meskipun TNI profesional, tapi dia memahami segala aspek reformasi TNI. Yang menjadi aspirasi, tuntutan dari reformasi,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin prosesi pemakaman Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).
Baca juga: Menhan Sjafrie Sebut Ryamizard Ryacudu Teladan bagi Prajurit
Sjafrie membacakan Apel Persada dalam proses pemakaman tersebut.
"Saya Menteri Pertahanan Republik Indonesia atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa dan raga dan jasa-jasa almarhum," kata Sjafrie saat memimpin Apel Persada di TMP Kalibata.
Dalam prosesi pemakaman ini turut dihadiri sejumlah tokoh di antaranya Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) TNI Angkatan Darat, Letjen Iwan Setiawan, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, Menkopolhukam Djamari Chaniago, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI (Purn) Lodewijk F Paulus, serta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI periode 2003-2008 Jimly Asshiddiqie.
Diketahui, Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB siang tadi.
Baca juga: Ryamizard Dimakamkan Dekat 2 Menteri Era Orde Baru di TMP Kalibata
Ryamizard Ryacudu diketahui lahir di Palembang, Sumatera Selatan pada 12 April 1950.
Ryamizard merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1974 dari kecabangan infanteri.
Purnawirawan bintang empat itu menjabat sebagai Menhan di periode pertama kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dari tahun 2014-2019.
Sebelum menjadi Menhan, jabatan terakhir Ryamizard di TNI adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang diembannya selama 3 tahun, yakni sejak 2002 hingga 2005.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




