Bandar Lampung: Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengimbau masyarakat tetap tenang menanggapi isu teror pocong yang terjadi di sejumlah wilayah. Polisi juga terus meningkatkan pengamanan dan patroli.
“Jangan resah soal teror pocong, kepolisian terus meningkatkan langkah pengamanan dan patroli guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, dilansir dari Antara, Senin, 1 Juni 2026.
Menurut dia, berbagai langkah preventif telah dilakukan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan “Patroli Janji Jaga QR Code” yang digelar di sejumlah wilayah rawan gangguan kamtibmas.
Baca Juga :
Warga Karanganyar Resah Teror Pocong, Polisi Giatkan Patroli"Patroli tersebut merupakan bagian dari upaya polisi menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat, sekaligus mencegah munculnya keresahan akibat isu-isu yang belum tentu benar," ungkap dia.
Ia meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi atau video terkait kemunculan pocong yang beredar di media sosial. Masyarakat juga diminta untuk selalu memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Jangan mudah terprovokasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada aparat kepolisian terdekat,” imbau dia.
Pengamen berkostum pocong. Foto: Dok Antara
Menurut Yuni, fenomena teror pocong palsu berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk menakut-nakuti warga hingga mengganggu kamtibmas di daerah itu. "Oleh karena itu, kepolisian juga meningkatkan patroli malam hari dan pengawasan di lingkungan permukiman guna memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, Polda Lampung mengajak masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif dengan meningkatkan kewaspadaan lingkungan. Masyarakat juga diharapkan mengaktifkan kembali ronda malam bersama aparat setempat.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” tambahnya.




