Pidato Hari Pancasila, Prabowo: Koperasi Alat untuk Mengangkat Rakyat dari Kemiskinan

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat koperasi sebagai pilar Ekonomi Pancasila. Langkah tersebut dimaksudkan untuk mendorong pemerataan kesejahteraan dan menjadikan rakyat sebagai pelaku utama pembangunan.

Dalam amanat upacara Hari Lahir Pancasila di pelataran Gedung Pancasila, Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin (1/6/2026), Prabowo mengatakan, pembangunan ekonomi tidak boleh hanya berorientasi pada capaian statistik. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Baca Juga
  • Momen Hangat Prabowo Gandeng Megawati Usai Upacara
  • Prabowo Tegaskan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Demi Kesejahteraan Rakyat
  • Meneguhkan Pancasila, Susanto Ajak Pemuda Jadi Penjaga Masa Depan Indonesia

“Koperasi harus diperkuat. Koperasi harus bangkit. Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan. Usaha kecil dan menengah harus kita perkuat, dan desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” kata Prabowo. Ia menegaskan, rakyat harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objek atau alat pembangunan.

Prabowo menjelaskan tujuan akhir Ekonomi Pancasila adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana tercantum dalam sila kelima Pancasila. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan hasil pembangunan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Pertumbuhan ekonomi harus disertai dengan pemerataan. Kemajuan harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa Pancasila bukan sekadar slogan atau dokumen sejarah. Pancasila, kata dia, merupakan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam membangun sistem ekonomi nasional.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadapi Oman jadi Ujian Mental bagi Indonesia
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Cara Cairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Saat Masih Bekerja, Simak Syarat dan Prosedurnya
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo: Tak Ada Bangsa yang Kasihan Sama Kita kalau Rakyat Kesulitan-Kelaparan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Pengambilan PIN SMPB Jatim Sampai 9 Juni, Orang Tua Murid Diminta Datang Sesuai Jadwal
• 24 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Tagihan Listrik PLN Melonjak Tanpa Pengumuman, Warganet Teriak
• 14 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.