Polres Wajo dan Mahtan Gelar Hapus Tato Gratis, Dukung Masyarakat Hijrah dan Memulai Lembaran Baru

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, WAJO — Polres Wajo bekerja sama dengan Yayasan Mahtan (Masyarakat Hijrah Tanpa Nama) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo menggelar kegiatan hapus tato gratis di Aula Sandi Polres Wajo, Senin, 1 Juni.

Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan bagi masyarakat yang ingin berhijrah, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Program sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan peserta hadir untuk mengikuti proses penghapusan tato yang difasilitasi secara gratis oleh Tim Mahtan bersama jajaran Polres Wajo.

Kasatreskrim Polres Wajo, Iptu Fahrul, S.H., M.H., mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Wajo terhadap masyarakat yang memiliki tekad untuk melakukan perubahan positif dalam hidupnya.

Menurutnya, setiap orang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri tanpa harus dibayangi oleh masa lalu. Polres Wajo sangat mengapresiasi semangat para peserta yang hadir hari ini.

Menurutnya, program hapus tato ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi wujud dukungan kepada saudara-saudara kita yang ingin berhijrah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta membuka lembaran baru dalam kehidupannya.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Iptu Fahrul.

Pembina Mahtan dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran Polres Wajo atas sambutan serta dukungan yang diberikan kepada Tim Mahtan selama pelaksanaan kegiatan.

Ia mengungkapkan, kolaborasi tersebut memungkinkan Tim Mahtan untuk mendampingi para penerima manfaat program hapus tato dengan lebih optimal.

Pada kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 48 peserta mengikuti program hapus tato, terdiri atas 30 peserta laki-laki dan 18 peserta perempuan. Mereka berasal dari berbagai latar belakang dengan tujuan yang sama, yakni memperbaiki diri dan memulai perjalanan hidup yang lebih baik.

Di akhir kegiatan, dr. Ihsan berharap sinergi antara Mahtan dan Polres Wajo dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan lainnya. Ia juga mengingatkan bahwa proses penghapusan tato membutuhkan beberapa tahapan sehingga tidak dapat dilakukan hanya dalam satu kali tindakan.

“Semoga ke depan kami dapat kembali berkolaborasi dengan Polres Wajo dalam kegiatan-kegiatan berikutnya. Perlu dipahami bahwa program hapus tato ini merupakan proses bertahap dan tidak bisa langsung hilang dalam satu kali tindakan,” jelasnya.

Usai pelaksanaan di Kabupaten Wajo, Tim Mahtan dijadwalkan melanjutkan program serupa ke Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan terdekat rencananya akan dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Polman sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat program bagi masyarakat yang ingin melakukan perubahan dalam hidupnya. (twk)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Artis Jadi Tersangka Sindikat Love Scam yang Dibongkar Polda Jateng
• 16 menit lalukumparan.com
thumb
Purbaya Yakin Rupiah Menguat dalam 2–3 Bulan, Ini Pendorongnya
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gara-Gara Ikuti Aplikasi Maps, Pengendara Motor Masuk Tol | SAPA SIANG
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo dan Megawati Tampak Akrab di Hari Lahir Pancasila
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Filosofi Kekeluargaan di Balik Kejayaan Borneo FC, Dandri Dauri: Di Sini Tidak Ada Bintang
• 7 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.