Hari Pancasila: PDIP Surabaya Ajak Kader Tanamkan Ideologi di Dalam Keluarga

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SURABAYA - DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memperingati Hari Pancasila dengan menggelar upacara di halaman kantor Jalan Setail, Senin (1/6).

Upacara tersebut diikuti jajaran fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, serta seluruh pengurus anak cabang (PAC) se-Kota Surabaya.

BACA JUGA: Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Hasto PDIP: Turun ke Bawah Bukan Persoalan Elektoral

Pada momen ini, partai politik berlambang kepala banteng itu mengingatkan pentingnya penguatan ideologi kebangsaan, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang memengaruhi generasi muda.

Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Eko Wahyono menyampaikan peringatan 1 Juni bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya menjaga nilai-nilai kebangsaan yang digagas Bung Karno saat menyampaikan konsep Pancasila dalam sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945.

BACA JUGA: Sekjen PDIP Harap Pertemuan Megawati & Prabowo Bahas Hal Strategis Buat Negara

"Hari ini PDI Perjuangan di seluruh Indonesia memperingati Hari Kelahiran Pancasila. Apa yang disampaikan Bung Karno saat sidang BPUPKI kemudian menjadi pondasi penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kita," ujarnya.

Eko menilai tantangan terhadap ideologi bangsa semakin besar. Salah satunya datang dari perkembangan teknologi informasi yang membuat generasi muda lebih mudah terpapar berbagai pengaruh dari luar.

BACA JUGA: Soal Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme, Hasto PDIP Singgung Spirit Pembebasan Rakyat

Dia mengaku cukup prihatin terhadap menurunnya pemahaman sebagian anak muda mengenai Pancasila sebagai dasar negara dan perekat keberagaman Indonesia.

"Pemahaman generasi muda terhadap ideologi bangsa saat ini perlu mendapat perhatian serius. Karena itu penguatan nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya melalui peringatan Hari Lahir Pancasila," katanya.

Dalam kesempatan itu, Eko menyampaikan dua pesan utama. Pertama, pentingnya memperkuat pemahaman ideologi Pancasila sebagai fondasi yang menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat Indonesia.

"Karena Pancasila inilah Indonesia tetap utuh sebagai satu bangsa dan satu negara meski memiliki keberagaman yang sangat besar," tegasnya.

Pesan kedua ditujukan kepada para kader partai agar memulai pendidikan ideologi dari lingkungan keluarga.

Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak mereka yang kini banyak berasal dari generasi Z dan generasi Alpha.

Eko berharap anak-anak yang memahami nilai-nilai kebangsaan dapat menjadi agen edukasi bagi lingkungan pergaulannya.

"Kami ingin para kader mulai menanamkan pemahaman Pancasila kepada putra-putrinya. Harapannya mereka bisa menjadi contoh dan mengajak teman-temannya memahami pentingnya ideologi Pancasila bagi masa depan bangsa," pungkasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tantangan menjaga persatuan bangsa tidak hanya datang dari perbedaan, tetapi juga dari menurunnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi Indonesia sejak kemerdekaan. (mcr23/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ardini Pramitha


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jibom Gegana Brimob Temukan Granat Aktif di Lokasi Ledakan Bom di Biak
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Main dengan Pemain Terbaik Dunia jadi Alasan Gordon Terima Tawaran Barca
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Sebelum Tren AI, Rifaldy Fajar Palsukan Riset dengan Plagiat Karya Orang Lain Demi Prestasi Internasional
• 9 jam laludisway.id
thumb
Dua Lipa Bakal Bikin Pesta Pernikahan Mewah Usai Resmi Menikah dengan Callum Turner
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Manchester United Siap Rekrut Striker Bergaji Rp9,5 Miliar per Minggu Secara Gratis
• 15 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.