Rasuna Said Jaksel Macet akibat Parkir Liar Penonton Konser, Dishub DKI Minta Maaf

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Dishub Jakarta menyampaikan permohonan maaf, karena kondisi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sempat mengalami kemacetan pada Minggu (31/5/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Kondisi itu karena badan jalan dan trotoarnya digunakan untuk parkir kendaraan para penonton konser di GOR Soemantri Brodjonegoro.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak kemacetan dan gangguan lalu lintas di kawasan HR. Rasuna Said," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, dalam keterangan resminya, Senin (1/6/2026).

Baca juga: CFD di Rasuna Said Butuh Evaluasi dan Pembenahan Sebelum Digelar Lagi

"Setelah menerima laporan masyarakat, petugas Dishub bersama Satpol PP segera turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan penertiban kendaraan guna mengurangi kepadatan yang terjadi,” lanjutnya.

Sebelumnya, video di akun Instagram @ijoeel menunjukkan kondisi Jalan HR Rasuna Said yang mengalami kemacetan karena beralih fungsinya jalan dan trotoar menjadi area parkir liar viral.

Ia juga menunjukkan mobil yang parkir di badan jalan mencapai tiga baris berjejer, sehingga mempersempit jalan.

Baca juga: Progres Penataan Jalan Rasuna Said Sisi Timur Capai Lebih dari 60 Persen

Parkir liar dadakan itu terjadi ketika konser musik berskala besar digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Minggu malam.

Mengenai itu, Budi mengatakan, konser tersebut sudah mengantongi izin keramaian dari pihak kepolisian.

Namun, Dishub DKI Jakarta tidak menerima koordinasi dari penyelenggara acara terkait kebutuhan pengaturan lalu lintas dan parkir untuk mengantisipasi tingginya jumlah pengunjung.

Baca juga: Titik Parkir CFD Rasuna Said Dievaluasi, Banyak Kendaraan Masih Parkir Sembarangan

Padahal, kata Budi, setiap penyelenggara acara besar seharusnya bisa berkoordinasi dengan Dishub terlebih dahulu.

Dengan adanya koordinasi, Dishub dapat menyiapkan kantong-kantong parkir, menempatkan petugas, melakukan pengaturan maupun rekayasa lalu lintas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, juga mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan dan juga Dishub menyarankan untuk penggunaan transportasi umum ke lokasi acara.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan meminimalkan dampak terhadap lalu lintas di sekitar lokasi acara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Ungkap Harga Ekspor SDA Ditentukan Negara Lain, Keuntungan Bocor
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Paket Nikah Murah Jadi Umpan WO Marwah Tipu Calon Pengantin
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Dalam 3 Hari, 67 Orang Tewas akibat Serangan Drone di Sudan
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
IMF dan Bank Dunia Peringatkan Risiko Krisis Bahan Bakar Jika Selat Hormuz Tak Dibuka
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Ekspor Korsel Cetak Rekor Rp1.567 Triliun pada Mei, Booming Chip Makin Kuat
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.