Borobudur Diabadikan dalam Teknologi 3D, Ini Manfaatnya bagi Pelestarian Budaya Indonesia

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Candi Borobudur resmi menjadi bagian dari Project Eternal, sebuah inisiatif dokumentasi digital global yang memanfaatkan teknologi 3D generasi baru untuk melestarikan warisan budaya dunia. 

Melalui kolaborasi Antigravity dan Insta360, situs bersejarah yang berada di Magelang, Jawa Tengah, ini kini diabadikan dalam bentuk ruang digital tiga dimensi yang dapat diakses dan dijelajahi secara virtual menggunakan teknologi spatial computing.

Baca Juga :
Naik Level, Borobudur Marathon 2025 Tampilkan Rute Baru dan Standar Internasional
Wisata Budaya Jadi Sumber Cuan Baru di Industri Pariwisata

Langkah tersebut dilakukan dengan memanfaatkan teknologi 3D Gaussian Splatting (3DGS) dan Antigravity A1, drone 360 derajat berkemampuan perekaman 8K yang dirancang khusus untuk kebutuhan spatial capture. Teknologi ini memungkinkan setiap detail kawasan Borobudur direkam secara menyeluruh dan direkonstruksi menjadi model digital yang interaktif.

Dokumentasi Candi Borobudur dengan teknologi 3D Gaussian Splatting (3DGS) dan Antigravity A1, drone 360°
Photo :
  • Istimewa

Bagi masyarakat luas, proyek ini bukan sekadar pemanfaatan teknologi canggih. Digitalisasi Borobudur dinilai memiliki manfaat besar dalam menjaga warisan budaya Indonesia agar tetap dapat dipelajari dan dinikmati oleh generasi mendatang, bahkan jika terjadi kerusakan akibat faktor alam maupun waktu.

Perwakilan pengelola kawasan Borobudur, Haris, mengatakan bahwa Borobudur merupakan bagian penting dari identitas budaya Indonesia dan bukti kemajuan peradaban Nusantara yang telah diakui dunia.

“Dokumentasi digital menjadi salah satu cara untuk memastikan warisan tersebut tetap lestari di masa depan,” kata Haris dalam keterangan tertulis, Senin 1 Juni 2026.

Sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, Borobudur menghadapi berbagai tantangan pelestarian. Struktur candi terus mengalami pelapukan alami akibat usia, cuaca, serta faktor lingkungan lainnya. Selain itu, kawasan tersebut juga berada di wilayah yang memiliki aktivitas vulkanik sehingga memerlukan upaya perlindungan berkelanjutan.

Karena alasan itu, kehadiran arsip digital menjadi semakin penting. Apabila suatu saat terjadi kerusakan pada bagian tertentu, dokumentasi digital beresolusi tinggi dapat menjadi referensi berharga dalam proses penelitian, pemantauan, maupun pelestarian situs.

Manfaat lainnya juga dirasakan di bidang pendidikan. Dengan adanya model digital tiga dimensi, pelajar, mahasiswa, peneliti, hingga masyarakat yang berada jauh dari lokasi candi dapat mempelajari Borobudur secara lebih mendalam tanpa harus datang langsung ke lokasi. Teknologi ini membuka peluang pembelajaran yang lebih interaktif dibandingkan hanya melihat foto atau video konvensional.

Baca Juga :
Jawaban Menohok Fadli Zon soal Kritik Stairlift Borobudur
Candi Borobudur Bikin Macron Terpukau, Brantas Abipraya Ungkap Fakta di Balik Revitalisasi
Kisah Amer Yang Menggetarkan Langit Hingga Macron Sentuh Patung Budha di Borobudur

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kondisi Makin Sulit, 10 Jurusan Kuliah Ini Paling Mudah Dapat Kerja
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kabar Gembira untuk Warga Banjar, KDM Siapkan Anggara Fantastis untuk Membangun Kota Besar-besaran
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Seskab: Kelebihan Biaya Prabowo ke LN Ditanggung Pribadi, Rombongan Berkurang
• 4 jam laludetik.com
thumb
Misteri Penyebab Rumah Fia di Sleman 73 Kali Kebakaran dalam 10 Hari
• 8 jam laludetik.com
thumb
Survei Pemerintah Ungkap Hampir Separuh Perusahaan Jepang Belum Siap Hadapi Gangguan Rantai Pasok
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.