VIVA – Candi Borobudur resmi menjadi bagian dari Project Eternal, sebuah inisiatif dokumentasi digital global yang memanfaatkan teknologi 3D generasi baru untuk melestarikan warisan budaya dunia.
Melalui kolaborasi Antigravity dan Insta360, situs bersejarah yang berada di Magelang, Jawa Tengah, ini kini diabadikan dalam bentuk ruang digital tiga dimensi yang dapat diakses dan dijelajahi secara virtual menggunakan teknologi spatial computing.
Langkah tersebut dilakukan dengan memanfaatkan teknologi 3D Gaussian Splatting (3DGS) dan Antigravity A1, drone 360 derajat berkemampuan perekaman 8K yang dirancang khusus untuk kebutuhan spatial capture. Teknologi ini memungkinkan setiap detail kawasan Borobudur direkam secara menyeluruh dan direkonstruksi menjadi model digital yang interaktif.
- Istimewa
Bagi masyarakat luas, proyek ini bukan sekadar pemanfaatan teknologi canggih. Digitalisasi Borobudur dinilai memiliki manfaat besar dalam menjaga warisan budaya Indonesia agar tetap dapat dipelajari dan dinikmati oleh generasi mendatang, bahkan jika terjadi kerusakan akibat faktor alam maupun waktu.
Perwakilan pengelola kawasan Borobudur, Haris, mengatakan bahwa Borobudur merupakan bagian penting dari identitas budaya Indonesia dan bukti kemajuan peradaban Nusantara yang telah diakui dunia.
“Dokumentasi digital menjadi salah satu cara untuk memastikan warisan tersebut tetap lestari di masa depan,” kata Haris dalam keterangan tertulis, Senin 1 Juni 2026.
Sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, Borobudur menghadapi berbagai tantangan pelestarian. Struktur candi terus mengalami pelapukan alami akibat usia, cuaca, serta faktor lingkungan lainnya. Selain itu, kawasan tersebut juga berada di wilayah yang memiliki aktivitas vulkanik sehingga memerlukan upaya perlindungan berkelanjutan.
Karena alasan itu, kehadiran arsip digital menjadi semakin penting. Apabila suatu saat terjadi kerusakan pada bagian tertentu, dokumentasi digital beresolusi tinggi dapat menjadi referensi berharga dalam proses penelitian, pemantauan, maupun pelestarian situs.
Manfaat lainnya juga dirasakan di bidang pendidikan. Dengan adanya model digital tiga dimensi, pelajar, mahasiswa, peneliti, hingga masyarakat yang berada jauh dari lokasi candi dapat mempelajari Borobudur secara lebih mendalam tanpa harus datang langsung ke lokasi. Teknologi ini membuka peluang pembelajaran yang lebih interaktif dibandingkan hanya melihat foto atau video konvensional.





