Makassar, ERANASIONAL.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan pentingnya semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.
Hal itu dia sampaikan saat memimpin acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin di Baruga Setia Hingga Akhir Makodam XIV/Hasanuddin, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (1/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, Ketua dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hasanuddin, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam rangkaian acara, Pangdam menyerahkan sejumlah sarana operasional berupa enam unit kendaraan dinas Maung, sembilan unit mobil pemadam kebakaran, dan dua unit kendaraan penarik meriam.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada personel berprestasi serta satuan yang terlibat dalam misi kemanusiaan pencarian pesawat ATR 42-500.
Acara turut dirangkaikan dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gerbang Kesetiaan Hasanuddin.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin digelar secara sederhana dan lebih menitikberatkan pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.
“Pada kesempatan ini kami ingin menumbuhkan hasrat untuk membantu rakyat, karena itulah naluri dan karakter prajurit Hasanuddin,”ujar Pangdam.
“Kodam XIV/Hasanuddin siap bersinergi dengan seluruh elemen, stakeholder, dan masyarakat untuk memastikan wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara tetap aman, nyaman, dan damai sehingga para kepala daerah dapat menjalankan program serta inovasinya demi kesejahteraan rakyat,” sambungnya.
Lebih lanjut, Pangdam berpesan kepada seluruh prajurit agar senantiasa hidup sederhana, dekat dengan rakyat, dan menjadikan semangat membantu sesama sebagai bagian dari jati diri dalam pengabdian.
Menurutnya, penggunaan atribut Patunru pada perayaan HUT kali ini melambangkan karakter kepemimpinan Hasanuddin yang berani, setia, mencintai keluarga, serta memiliki kecintaan yang besar terhadap tanah air.
“Pesan saya kepada prajurit kebanggaanku dan petarung andalanku, bersyukurlah karena kita memilih profesi tentara, profesi yang mulia karena dengan sukarela siap mewakafkan jiwa dan raga demi bangsa dan negara. Teruslah merangkul rakyat, cintai rakyat, dan bantu mereka dalam kondisi apa pun,” tegasnya. []





