REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 khusus untuk calon siswa Sekolah Manusia Unggul (Maung) mendapat tanggapan antusias. Pendaftaran program itu dibuka sejak Senin (25/5/2026) dan ditutup hari ini, Jumat (29/5/2026).
Tingginya antusiasme pendaftar itu seperti yang terlihat di Sekolah Maung SMA Negeri 2 Cirebon. Hingga pukul 10.00 WIB, jumlah pendaftar tercatat ada 580 calon siswa dari semua jalur.
Baca Juga
Dua Sekolah Maung di Kota Cimahi yang Ditunjuk KDM Diserbu Pendaftar di SPMB 2026
KDM Peringati Keras Pelaku Titip Siswa di Sekolah Maung, Sanksinya tak Main-Main
Komisi V DPRD Jabar Kawal Sekolah Maung Menuju Pendidikan Berdaya Saing Global
Padahal, kuota yang disediakan di SMA Negeri 2 Cirebon hanya 384 siswa. Yakni, terdiri dari 12 kelas yang diisi 32 siswa per kelas. "Pendaftar sudah melebihi kuota,” ujar Ketua Panitia SPMB Sekolah Maung SMAN 2 Cirebon, Deddy Setiawan, Jumat (29/5/2026). .rec-desc {padding: 7px !important;} Hingga Jumat pagi, calon siswa pendaftar terjauh Sekolah Maung di SMAN 2 Cirebon berasal dari wilayah Kabupaten Bekasi. Dalam program Sekolah Maung tidak menerapkan sistem zonasi sehingga tidak mempertimbangkan domisili calon siswa. Deddy mengakui, meski pendaftaran sudah melebihi kuota, ada jalur yang masih belum terpenuhi kuotanya. Di antaranya, jalur potensi akademik, yang seharusnya 10 persen dari kuota atau 38 siswa. “Tapi yang daftar baru sekitar 30 calon siswa,” katanya.