Pemkab Majalengka Dukung Pembangunan Bengkel Pesawat di Bandara Kertajati: Dongkrak Ekonomi Lokal

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, MAJALENGKA - Bupati Majalengka Eman Suherman menyambut positif rencana pembukaan bengkel perawatan pesawat (MRO) di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Ia menilai pengembangan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) tersebut bisa menjadi motor penggerak baru bagi konektivitas udara dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.

BACA JUGA: Menhub Dudy Sebut Lahan Kertajati Cukup untuk Bangun MRO Pesawat Hercules

Pengembangan MRO, kata dia, perlu disikapi secara positif karena merupakan bagian dari penguatan ekosistem bisnis penerbangan di kawasan bandara.

Ia mengajak semua pihak melihat rencana tersebut secara objektif dan tidak mengaitkannya dengan isu pangkalan militer, karena MRO merupakan fasilitas yang berfungsi sebagai bengkel perawatan pesawat.

BACA JUGA: Rencana MRO C-130 di Kertajati, TB Hasanuddin: Harus Sangat Hati-Hati

"Pengembangan MRO harus dipandang sebagai upaya memperkuat industri penerbangan dan membuka peluang ekonomi baru bagi daerah," katanya.

Menurut dia, keberadaan fasilitas perawatan pesawat akan menjadi daya tarik bagi maskapai dan pelaku industri penerbangan, untuk meningkatkan aktivitas di BIJB Kertajati.

BACA JUGA: Kertajati Jadi MRO Hercules, Legislator PDIP: Persepsinya Jadi Pangkalan Militer AS

Ia meyakini aktivitas MRO akan berdampak pada meningkatnya lalu lintas penerbangan komersial, sehingga kawasan bandara dapat kembali berkembang.

"Kalau fasilitas perawatan pesawat tersedia di Majalengka, maka peluang tumbuhnya penerbangan komersial juga semakin besar karena ekosistem bisnisnya ikut terbentuk," ujarnya.

Eman menegaskan dukungannya terhadap MRO murni karena manfaat ekonomi, yang dapat dirasakan masyarakat dan pelaku usaha di sekitar kawasan bandara.

Namun, ia menegaskan tidak sependapat apabila bandara tersebut dialihfungsikan menjadi pangkalan militer karena tujuan utama pengembangan kawasan itu adalah mendukung aktivitas penerbangan sipil.

"Saya mendukung MRO karena memberikan dampak ekonomi, tetapi tidak setuju jika Kertajati diarahkan menjadi pangkalan militer," katanya.

Ia menyebut kondisi BIJB Kertajati saat ini masih belum menunjukkan aktivitas penerbangan yang optimal, sehingga masyarakat menantikan kebangkitan bandara tersebut.

Ia menyampaikan pula warga Majalengka telah cukup lama menunggu peningkatan operasional penerbangan, serta berharap pesawat komersial kembali ramai beroperasi dari BIJB Kertajati.

"Masyarakat sudah lama menunggu Kertajati benar-benar hidup. Kehadiran MRO menjadi harapan baru agar aktivitas bandara kembali bergerak dan ekonomi daerah ikut tumbuh," ujar dia.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Shell Turunkan Harga Solar Menjadi Rp24.490 per Liter Mulai 1 Juni 2026
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Lille tunjuk putra Carlo Ancelotti sebagai pelatih baru
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
PDIP Nilai Permasalahan Fiskal Era Prabowo Akibat Presiden Sebelumnya
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
113 Ton Sampah Menumpuk di Bandung Raya, KDM: Setiap Libur Panjang Volume Bertambah
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cara Mengatasi Rasa Cemas saat Pasangan Tidak Memberi Kabar
• 8 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.