Seskab Teddy: Presiden Prabowo Tanggung Biaya Perjalanan LN yang Lebihi Anggaran

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan seluruh kelebihan biaya perjalanan luar negeri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang melampaui anggaran negara ditanggung secara pribadi oleh Presiden.

Hal itu disampaikan Teddy melalui unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (1/6), sebagai tanggapan atas masukan yang disampaikan oleh Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri Presiden.

Teddy mengawali pernyataannya dengan mengapresiasi masukan yang diberikan Dino. Ia menilai mantan Wakil Menteri Luar Negeri tersebut sebagai diplomat yang memiliki pandangan cermat dan terstruktur.

"Kemudian berikutnya, karena saya di-mention oleh Pak Dubes Dino, saya mau luruskan beberapa hal. Sebelumnya, terima kasih atas masukan yang telah diberikan. Sangat cermat dan terstruktur. Saya pikir beliau adalah diplomat hebat. Pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri, walau hanya diberi kesempatan sekitar tiga bulan," kata Teddy.

Teddy kemudian menjelaskan soal pembiayaan kunjungan luar negeri Prabowo yang menurutnya kerap menjadi perhatian publik.

"Jadi yang pertama, masalah biaya bila ke luar negeri. Ini sudah dijelaskan beberapa kali," ujarnya.

Teddy memastikan, segala kelebihan biaya yang telah ditetapkan oleh negara, itu ditanggung oleh Prabowo sejak awal.

"Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo," ucap dia.

Selain itu, Teddy juga menyoroti jumlah rombongan yang menyertai Prabowo dalam kunjungan luar negeri. Ia menegaskan jumlah delegasi pada masa pemerintahan Prabowo telah dipangkas secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

"Kemudian yang kedua, jumlah rombongan. Ini sangat penting. Jumlah rombongan Presiden Prabowo itu sudah berkurang besar-besaran. Lebih dari separuh dari periode sebelumnya," terang dia.

Menurut Teddy, pada masa sebelumnya jumlah rombongan dalam satu kunjungan luar negeri dapat mencapai lebih dari 120 orang. Sementara saat ini jumlah tersebut dibatasi sekitar 50 hingga 60 orang.

"Jadi kalau dulu, itu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang. Zaman Pak Dino seperti itu. Nah, zaman Presiden Prabowo jumlahnya antara 50 sampai 60 orang maksimal. Ini sudah banyak yang tahu, termasuk juga wartawan-wartawan pasti tahu itu semua," tandas dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ULM temukan 14 spesies mangrove di kawasan PBPH Kotabaru
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global
• 19 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Tren Harga Emas Menurun, Ini Penjelasan Kemendag
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Antusias Suporter Dukung Timnas U-19 di Piala AFF, Rela Datang dari Jauh
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Skuad Aljazair di Piala Dunia 2026: Ada Anak Zinedine Zidane hingga Riyad Mahrez
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.