Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Oman dan Mozambik di SUGBK

beritajatim.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta (beritajatim.com) – Timnas Indonesia memasuki fase persiapan akhir menjelang Garuda Championship Series FIFA Matchday Juni 2026 yang akan digelar di Jakarta. Dalam agenda tersebut, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa pemusatan latihan kali ini menjadi momentum penting untuk membangun kembali fokus dan kebersamaan tim setelah para pemain menyelesaikan musim kompetisi yang panjang di level klub. Ia menyebut, aspek komitmen menjadi fondasi utama yang terus ditekankan sejak hari pertama latihan.

Herdman menjelaskan bahwa pertemuan awal skuad di pemusatan latihan bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari proses penyatuan visi tim dalam menghadapi target jangka menengah dan panjang. “Ini adalah periode yang cukup sulit bagi para pemain karena mereka baru saja menjalani musim yang panjang. Yang terpenting adalah memastikan semua pemain memiliki komitmen terhadap tujuan kami berada di sini, yaitu mempersiapkan tim untuk target AFC dan tetap menjaga fokus pada ambisi lolos ke Piala Dunia,” ujarnya usai memimpin latihan, Sabtu 31 Mei 2026.

Menurut pelatih asal Inggris tersebut, respons pemain di lapangan menunjukkan tanda-tanda positif sejak sesi awal latihan. Intensitas yang ditampilkan dinilai sesuai harapan staf pelatih, termasuk kemampuan para pemain untuk kembali beradaptasi dengan struktur permainan yang sudah dibangun pada agenda sebelumnya.

“Kami melihat itu dalam latihan. Intensitas mereka sangat baik dan mereka langsung kembali ke ritme tim. Kami juga dapat mengulang hal-hal yang berjalan baik pada pertandingan sebelumnya serta memperbaiki beberapa kekurangan yang kami temukan,” kata Herdman.

Menjelang laga melawan Oman, Indonesia diperkirakan akan menghadapi ujian berat. Oman dikenal sebagai salah satu tim berpengalaman di level Asia dan memiliki catatan kompetitif yang konsisten dalam berbagai turnamen konfederasi Oman.

Herdman menilai pertandingan tersebut bukan hanya soal hasil, melainkan juga kesempatan untuk mengukur sejauh mana perkembangan skuad Garuda dalam menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi. “Kami memahami bahwa Oman merupakan tim Pot 2 di AFC, sementara kami memulai perjalanan dari Pot 4. Kami juga tahu posisi mereka dalam peringkat,” ucapnya.

.uff55bd8e5200201cd002be2982cbeb3a { padding:0px; margin: 0; padding-top:1em!important; padding-bottom:1em!important; width:100%; display: block; font-weight:bold; background-color:#eaeaea; border:0!important; border-left:4px solid #D35400!important; text-decoration:none; } .uff55bd8e5200201cd002be2982cbeb3a:active, .uff55bd8e5200201cd002be2982cbeb3a:hover { opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; text-decoration:none; } .uff55bd8e5200201cd002be2982cbeb3a { transition: background-color 250ms; webkit-transition: background-color 250ms; opacity: 1; transition: opacity 250ms; webkit-transition: opacity 250ms; } .uff55bd8e5200201cd002be2982cbeb3a .ctaText { font-weight:bold; color:#464646; text-decoration:none; font-size: 16px; } .uff55bd8e5200201cd002be2982cbeb3a .postTitle { color:#000000; text-decoration: underline!important; font-size: 16px; } .uff55bd8e5200201cd002be2982cbeb3a:hover .postTitle { text-decoration: underline!important; }
Baca Juga:  Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi Ryamizard Ryacudu

Ia menambahkan, pengalaman yang dimiliki lawan menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. “Oman adalah tim berpengalaman yang memahami cara memenangkan pertandingan di konfederasi ini. Bagi kami, tantangannya adalah belajar bagaimana meraih kemenangan melawan tim dengan kualitas seperti mereka,” lanjut Herdman.

Meski demikian, fokus utama tim tidak berubah, yakni membangun identitas permainan sendiri dan meningkatkan konsistensi di setiap pertandingan. Herdman menegaskan bahwa proses pengembangan tim tetap menjadi prioritas utama di tengah agenda uji coba internasional ini.

Dalam hal komposisi pemain, staf pelatih memilih mempertahankan sebagian besar skuad yang sebelumnya mengikuti pemusatan latihan pada Maret 2026. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga kesinambungan taktik dan memperkuat chemistry antarpemain yang sudah mulai terbentuk.

“Kami juga bisa kembali menjalankan struktur permainan yang sudah dibangun, meninjau beberapa hal yang berjalan baik saat menghadapi Bulgaria untuk dipertahankan, sekaligus memperbaiki beberapa kekurangan yang kami temukan dari pertandingan tersebut,” ujar Herdman.

“Saya berusaha menjaga komposisi tim ini tetap konsisten karena kami perlu membangun kontinuitas, rasa kebersamaan, dan chemistry. Para pemain mulai menemukan ritme karena mereka terus bermain bersama dengan rekan-rekan yang sama,” tambahnya.

Meski tidak banyak melakukan eksperimen besar dalam susunan pemain, Herdman tetap membuka ruang kompetisi internal. Pemain yang tampil impresif pada agenda sebelumnya masih memiliki peluang untuk mengamankan tempat di skuad utama menuju kompetisi AFC mendatang. [faw/aje]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jokowi Kenang Ryamizard Ryacudu Sebagai Sosok Tegas dan Berani
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DEAL! Darije Kalezic Selangkah Lagi Latih PSM Makassar: Sisa Teken Kontrak di Kota Daeng
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Polisi Tak Temukan Indikasi Keterkaitan YouTuber RA dalam Kasus Whip Pink
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Drone Rusia Hantam Gudang Logistik di Dnipro
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Oppo Find X10 Pro Max dalam pengembangan, usung kamera telefoto 200MP
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.