Frekuensi Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Dikritik, Gerindra: Jangan Cuma Hitung Biaya tapi Manfaatnya

viva.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menanggapi kritikan masyarakat terkait frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Komisi II DPR ini mengatakan masyarakat seharusnya tidak hanya menyoroti terkait biaya perjalanan, tetapi kunjungan luar negeri yang dilakukan Prabowo juga membawa dampak positif bagi negara.

Baca Juga :
Prabowo Terima Wakil PM Qatar di Istana Merdeka, Apa yang Dibahas?
Gerindra Jawab Kritik Dino Patti Djalal soal Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Negosiasi Strategis Tak Bisa via Zoom

“Yang harus dihitung bukan hanya biaya, tetapi juga manfaatnya,” kata Bahtra saat dihubungi tvOnenews.com, Senin 1 Juni 2026.

Dia memahami bahwa masyarakat membutuhkan transparansi atas setiap perjalanan dinas presiden. Namun, masyarakat juga perlu memahami bahwa di setiap kunjungan Prabowo ke luar negeri kerap membawa manfaat bagi Indonesia.

“Publik berhak meminta transparansi atas setiap kunjungan luar negeri Presiden. Namun ukuran yang objektif bukan hanya biaya yang dikeluarkan, melainkan manfaat yang diperoleh negara,” jelasnya.

“Jika kunjungan tersebut menghasilkan investasi, membuka pasar baru, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat posisi Indonesia di tingkat global, maka itu harus dilihat sebagai investasi strategis bagi bangsa,” tambah Bahtra.

Bahtra menyebut masyarakat harus fokus terhadap hasil yang diperoleh dari setiap pertemuan bilateral presiden.

“Fokus pada hasil, bukan frekuensi perjalanan. Karena itu, yang perlu menjadi perhatian bukan seberapa sering Presiden melakukan kunjungan luar negeri, melainkan seberapa besar manfaat yang dibawa pulang untuk rakyat Indonesia,” kata dia.

Dia menuturkan kunjungan luar negeri yang dilakukan Prabowo juga bentuk upaya pemerintah untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.

tvOnenews/Syifa Aulia

Baca Juga :
Momen Prabowo Gandeng Tangan Megawati di Hari Lahir Pancasila
Dipanggil Presiden Prabowo Usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Ini Profil Kolonel Inf Didin Nasrudin Darsono
Fadli Zon Bongkar Kedekatan Lama Prabowo dan Ryamizard, Sudah Bersama Sejak Taruna Akmil 1974

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada yang Penasaran Kapan Kiamat Terjadi, Ini Jawaban Bijak Rasulullah
• 9 menit lalurepublika.co.id
thumb
Timwas Haji DPR Raker di Madinah, Pastikan Jemaah Lancar ke Rawdah-Pemulangan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
BPS Catat Emas Perhiasan Deflasi Tiga Bulan Berturut-turut
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Seskab Teddy Balas Dino Patti Djalal soal Presiden ke Luar Negeri
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sekolah Rakyat Dibangun di Minahasa, Ini Fasilitasnya
• 3 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.