Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

rctiplus.com
12 jam lalu
Cover Berita
Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di SemarangNasional | inews | Senin, 1 Juni 2026 - 22:00Dengarkan Berita

SEMARANG, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah menggelar operasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) skala besar di sejumlah titik rawan kriminalitas di Kota Semarang. Operasi ini dilakukan guna mengantisipasi maraknya kejahatan jalanan serta aksi kelompok gangster atau yang biasa disebut 'kreak' oleh warga lokal. 

Sebanyak 60 personel kepolisian diterjunkan dalam operasi senyap tersebut. Untuk memaksimalkan penyisiran, puluhan petugas dibagi ke dalam tiga wilayah rawan yang berbeda. 

Pantauan di lapangan, petugas di lapangan sengaja mengenakan pakaian preman (intel) untuk mempermudah pemantauan. Petugas menyasar jalur-jalur sepi yang dinilai rawan aksi pembegalan, serta lokasi-lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat nongkrong atau berkumpulnya komplotan gangster menjelang dini hari. 

Petugas menyisir kawasan pemukiman padat dan sejumlah ruas jalan protokol yang selama ini masuk dalam peta rawan tindak kriminalitas. 

Baca Juga:Misbakhun Ajak Pelaku UMK di Pasuruan Gunakan QRIS

Dalam operasi yang berlangsung maraton mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB tersebut, petugas mendapati lima orang pemuda yang tengah asyik mengonsumsi minuman keras (miras) di salah satu sudut jalan. 

Khawatir aktivitas tersebut memicu aksi tawuran atau kriminalitas jalanan, kelima pemuda itu langsung digelandang petugas untuk dilakukan pemeriksaan dan diberikan pembinaan. Sementara barang bukti miras yang ditemukan di lokasi langsung dimusnahkan di tempat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Anwar Nasir menyebut, operasi besar-besaran ini tidak hanya dilakukan di Ibu Kota Jawa Tengah, melainkan digelar serentak bersama polres jajaran di seluruh wilayah hukum Polda Jateng. 

"Operasi ini merupakan langkah preventif (pencegahan) jajaran Kepolisian untuk menekan angka kriminalitas. Sekaligus, untuk mengikis habis aksi kelompok gangster atau kreak yang kerap meresahkan dan berani beraksi pada malam hingga menjelang pagi hari," kata Kombes Pol Anwar Nasir, Senin (1/6/2026).

Dengan digencarkannya patroli skala besar pada jam-jam rawan ini, Polda Jateng berharap ruang gerak pelaku kejahatan jalanan di Jawa Tengah dapat dipersempit. 

Baca Juga:Serikat Pekerja Dukung Restrukturisasi BUMN tapi Harus Hindari PHK

Langkah tegas ini diharapkan mampu memberikan rasa aman, tenang, dan nyaman bagi masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari. 

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Kunjung Berangkat ke Korea, Megawati Hangestri Malah Jadi Karyawan Kantoran
• 13 menit lalutvonenews.com
thumb
Terungkap Alasan Jokowi Tak Hadir Upacara Hari Lahir Pancasila
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Kebakaran Kemayoran, Pemerintah Dirikan Tenda Pengungsian Sementara
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pria Tipu SPBU di Bogor Modus Tarik Tunai Beraksi 10 Kali dalam 2 Bulan
• 23 jam laludetik.com
thumb
Bom Tua Meledak, Begini Sejarah Perang Dunia II di Biak
• 23 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.