Penumpang Commuter Line Bandung Raya Naik 3,2 Persen Saat Libur Panjang Idul Adha

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Bandung -

Tingginya mobilitas masyarakat pada akhir libur panjang akhir pekan ini mendorong okupansi penumpang kereta komuter di wilayah Bandung dan sekitarnya meningkat signifikan.

Lonjakan penumpang terlihat di sejumlah stasiun utama, termasuk Stasiun Bandung yang dipadati pengguna perjalanan antarkota maupun perjalanan dalam kota pada Senin (1/6/2026) 

KAI Commuter mencatat Commuter Line Bandung Raya menjadi salah satu layanan dengan tingkat okupansi tertinggi selama periode libur panjang. Rata-rata layanan ini mengangkut 37.285 penumpang setiap hari sepanjang Mei 2026 atau meningkat 3,2 persen dibandingkan volume pengguna pada hari libur biasa.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan peningkatan okupansi terjadi seiring bertambahnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan kereta komuter untuk berwisata, berkunjung ke keluarga, hingga menjalankan berbagai aktivitas harian selama masa liburan.

"Sepanjang Mei 2026 ini, peningkatan pengguna Commuter Line Bandung Raya tercatat sebesar 3,2 persen jika dibanding volume pengguna pada hari libur biasa, atau total rata-rata sebanyak 37.285 orang per hari," ujar Karina.

Tak hanya Commuter Line Bandung Raya, okupansi penumpang pada layanan Commuter Line Garut juga menunjukkan tren positif. Selama periode libur panjang, rata-rata sebanyak 10.427 penumpang menggunakan layanan tersebut setiap hari atau meningkat 5,8 persen dibandingkan hari libur biasa. 

Karina menambahkan, tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta komuter juga terlihat pada Commuter Line Walahar. Layanan yang terintegrasi dengan Commuter Line Jabodetabek dan kereta api jarak jauh itu melayani rata-rata 15.261 penumpang per hari atau naik 4,4 persen dibandingkan akhir pekan normal.

Peningkatan okupansi penumpang tersebut memperlihatkan semakin kuatnya peran transportasi berbasis rel sebagai pilihan utama masyarakat selama masa liburan. Harga tiket yang terjangkau, akses yang mudah, waktu tempuh yang bebas kemacetan, serta konektivitas dengan kereta api jarak jauh dan Kereta Cepat Whoosh menjadi faktor utama yang mendorong tingginya penggunaan layanan Commuter Line.

Lonjakan penumpang juga terlihat di sejumlah stasiun integrasi seperti Stasiun Bandung, Padalarang, Cimahi, dan Kiaracondong. Arus penumpang yang terus mengalir sepanjang hari menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik berbasis kereta api.

Untuk menjaga kelancaran operasional di tengah meningkatnya okupansi, KAI Commuter menyiagakan petugas tambahan dan mengatur alur keluar-masuk penumpang di berbagai stasiun keberangkatan maupun tujuan.

Langkah tersebut bertujuan menjaga kenyamanan pengguna sekaligus mencegah terjadinya penumpukan di area gate.

KAI Commuter juga mengoptimalkan kesiapan sarana dengan mengoperasikan 58 perjalanan setiap hari di seluruh lintas layanan. Selain itu, perusahaan meningkatkan kualitas fasilitas pendukung seperti toilet, ruang laktasi, serta akses khusus bagi penumpang prioritas dan anak-anak untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi keluarga selama masa liburan.

"KAI Commuter mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mereka bersama Commuter Line selama libur panjang ini,"pungkasnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakai Pelat Palsu, Pria di Bogor Tipu SPBU Modus Tarik Tunai
• 16 jam laludetik.com
thumb
Nilai Ekonomi Hijau ASEAN Diprediksi Tembus Rp7.600 Triliun pada 2030
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Percepat Wajib Halal 2026, Jusuf Kalla Dukung Peluncuran Halal Center PRIMA Dewan Masjid Indonesia
• 7 jam laludisway.id
thumb
BRI Region 6 Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026
• 16 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Profil Komandan Upacara Hari Lahir Pancasila yang Diminta Prabowo Menghadap
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.