Viral Lambang Garuda Diduga Dibuat AI untuk Hari Lahir Pancasila, BRIN Akhirnya Minta Maaf

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Media sosial diramaikan dengan unggahan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menampilkan gambar Garuda dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. Unggahan tersebut menjadi sorotan setelah sejumlah netizen di platform X menilai desain Garuda yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah resmi lambang negara.

Kritik bermunculan karena jumlah bulu pada sayap dan ekor Garuda dalam desain tersebut dinilai tidak lengkap. Sejumlah warganet bahkan menduga gambar Garuda itu dibuat menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Baca Juga :
Viral Motor dan Mobil Parkir di Trotoar Rasuna Said saat Konser, Dishub DKI Sampai Minta Maaf
Bank Besar Mulai Gantikan Manusia dengan AI, Lebih dari 7.000 Pekerja Jadi Korban

Unggahan tersebut awalnya dibagikan akun resmi X milik BRIN pada Senin pagi sebagai bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila. Namun, tak lama setelah diunggah, kolom komentar dipenuhi kritik dari netizen yang menyoroti detail visual lambang Garuda.

Banyak pengguna media sosial mempertanyakan ketelitian dalam penggunaan simbol negara, terlebih unggahan tersebut berasal dari lembaga pemerintah.

Netizen Soroti Detail Jumlah Bulu Garuda

Sorotan utama publik tertuju pada detail jumlah bulu Garuda yang dianggap tidak sesuai dengan aturan dan filosofi lambang negara Indonesia.

Dalam lambang Garuda Pancasila, jumlah bulu pada bagian tertentu memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan tanggal kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus 1945.

Karena itu, ketidaksesuaian jumlah bulu dalam desain yang diunggah BRIN langsung memicu kritik dari warganet.

Tak sedikit netizen yang menduga desain tersebut dibuat menggunakan teknologi AI karena bentuk visual Garuda dinilai tidak presisi dan berbeda dari kaidah resmi.

Perdebatan mengenai penggunaan AI dalam desain grafis lembaga pemerintah pun ikut mencuat di media sosial sepanjang Senin.

BRIN Akhirnya Sampaikan Permintaan Maaf

Setelah menuai kritik luas dari publik, BRIN akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara resmi pada Senin sore.

Melalui unggahan di akun resminya, BRIN mengakui adanya ketidakcermatan dalam proses pembuatan konten peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut.

“BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan,” tulis BRIN.

Lembaga tersebut juga menyebut kejadian itu menjadi evaluasi internal agar proses pembuatan dan penyebaran konten ke depan dilakukan lebih teliti.

Baca Juga :
Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan soal Heboh 'Pocong Begal' di Denpasar
Perkuat Solidaritas, FKUB dan Kesbangpol Mimika Satukan Keberagaman Lewat Sunat Massal di Hari Lahir Pancasila
Jepang Pakai AI Cegah Kasus Bunuh Diri di Stasiun Kereta dan Gedung, Begini Cara Kerjanya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Zodiak Minggu Ini: Hubungan, Karier, dan Keuangan di 1 - 7 Juni 2026
• 16 jam lalubeautynesia.id
thumb
Penyebab Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak Papua, Ini Kata Kapolres
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Percepat Wajib Halal 2026, Jusuf Kalla Dukung Peluncuran Halal Center PRIMA Dewan Masjid Indonesia
• 6 jam laludisway.id
thumb
Pemkab Toraja Utara Gelar Upacara Peringatan Harlah Pancasila, Ini Pesan Bupati
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Jadwal Salat dan Buka Puasa Bandung 1 Juni 2026
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.