Studi Ungkap Karyawan yang Lebih Sering ke Kantor Berpeluang Naik Jabatan Lebih Cepat

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Model kerja hybrid diperkirakan akan semakin menjadi standar baru di dunia kerja dalam beberapa tahun mendatang. Namun, para ahli menilai keberhasilan karier tidak hanya ditentukan oleh fleksibilitas bekerja dari mana saja, melainkan juga bagaimana karyawan memanfaatkan waktu saat berada di kantor.

Laporan terbaru dari organisasi profesi akuntansi global ACCA menunjukkan bahwa mayoritas pekerja masih memilih sistem kerja hybrid dibandingkan bekerja sepenuhnya dari kantor maupun bekerja penuh secara jarak jauh. 

Baca Juga :
Purbaya Pede DSI Bakal Turut Dongkrak Profitabilitas Perusahaan di Pasar Modal
Work-Life Balance Banget, Ini Perusahaan yang Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik 2026

Meski demikian, kehadiran di kantor tetap dianggap penting. Banyak responden menilai bahwa interaksi langsung dengan rekan kerja dan pimpinan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan karier, terutama dalam hal kolaborasi, visibilitas, dan peluang promosi.

Data ACCA menunjukkan sebanyak 79 persen responden di India lebih menyukai sistem kerja hybrid. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata global yang mencapai 75 persen.

Selain itu, sebanyak 53 persen responden di India saat ini bekerja dengan model hybrid. Persentase tersebut meningkat dari 45 persen pada tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata global yang mencapai 45 persen.

Menurut laporan tersebut, peningkatan ini mengindikasikan bahwa perusahaan mulai menyesuaikan kebijakan kerja dengan preferensi karyawan. Fleksibilitas tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kepuasan dan produktivitas tenaga kerja.

Meski mendukung fleksibilitas, banyak pekerja tetap menginginkan adanya aturan yang jelas terkait kehadiran di kantor. Sebanyak 74 persen responden di India setuju bahwa perusahaan perlu menetapkan jumlah hari tertentu bagi karyawan untuk bekerja dari kantor setiap pekan.

"Sementara itu, 69 persen responden percaya bahwa kehadiran yang lebih sering di kantor dapat membantu mempercepat perkembangan karier. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata global yang berada di level 58 persen," demikian dikutip dari laporan The Economic Times, Senin, 1 Juni 2026.

Pandangan serupa juga muncul dari kalangan generasi muda. Sebanyak 72 persen responden Generasi Z di India menilai kehadiran di kantor memiliki pengaruh positif terhadap kemajuan karier mereka. Secara global, angkanya berada di level 63 persen.

Para ahli yang terlibat dalam diskusi ACCA menilai model hybrid merupakan pendekatan yang lebih seimbang karena memberikan ruang bagi karyawan untuk mengatur pekerjaan sekaligus tetap membuka peluang kolaborasi secara langsung.

Baca Juga :
Fenomena Baru di Dunia Kerja, Karyawan yang Takut Diganti AI Bisa Mengalami Gangguan Mental
Purbaya Siapkan Sanksi Bagi 10 Perusahaan Terduga Manipulasi Ekspor-Impor
Purbaya Sebut 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Ekspor, Begini Repons Kejagung

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bernardo Tavares Puji Kontribusi Jefferson di Sektor Kiri Persebaya
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tewas Puluhan Orang Akibat Ledakan di Wilayah Prahara Myanmar
• 4 jam laludetik.com
thumb
Prabowo: Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Sama Kita
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Akhir Libur Panjang Hari Pancasila, Whoosh Perkirakan Jumlah Penumpang Tembus 21.000 Orang
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Pasutri Pemilik Wedding Organizer di Jakarta Timur Diduga Tipu Calon Pengantin Lewat Promo Murah
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.