SpaceX Ungkap Detail IPO Senilai USD1,8 Triliun, Ada Saham Khusus untuk Ordal

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

SpaceX akan mencadangkan hingga 5 persen saham dalam IPO mendatang untuk karyawan tertentu dan teman serta keluarga dari para pejabat eksekutifnya.

SpaceX Ungkap Detail IPO Senilai USD1,8 Triliun, Ada Saham Khusus untuk Ordal. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - SpaceX akan mencadangkan hingga 5 persen saham dalam penawaran umum perdana (IPO) mendatang untuk karyawan tertentu dan teman serta keluarga dari para pejabat eksekutifnya, Hal itu diungkapkan perusahaan dalam pengajuan yang telah diubah baru-baru ini.

Jumlah saham Kelas A yang disisihkan perusahaan untuk program saham terarahnya baru saja ditentukan dalam prospektus yang diperbarui yang diajukan pada Senin (1/6/2026).

Baca Juga:
SpaceX Ajukan Prospektus IPO, Ungkap Kondisi Keuangan Perusahaan

Space Exploration Technologies Corp. telah mengungkapkan bulan lalu bahwa peserta dalam daftar yang disebut teman dan keluarga tidak akan dikenakan pembatasan penguncian (lock-up).

Meskipun program saham terarah umum dalam IPO, peserta biasanya diharuskan untuk mematuhi penguncian yang membatasi penjualan saham langsung.

Baca Juga:
SpaceX Turunkan Target Valuasi IPO Jadi Rp32.000 Triliun

SpaceX mencatat dalam pengajuan tersebut bahwa lebih dari 60 persen saham yang beredar sebelum IPO. termasuk yang dipegang oleh CEO Elon Musk, akan berada di bawah periode penguncian yang diperpanjang.

SpaceX saat ini menargetkan valuasi setidaknya USD1,8 triliun dalam IPO, menurut beberapa laporan media. Bloomberg sebelumnya melaporkan pada April bahwa perusahaan tersebut menargetkan valuasi di atas USD2 triliun.

Baca Juga:
Elon Musk Fokus IPO SpaceX usai Temani Trump ke China

Angkatan Luar Angkasa AS mengatakan pada Jumat bahwa mereka telah memberikan SpaceX kesepakatan senilai USD4,16 miliar untuk program yang dirancang untuk mendeteksi dan melacak target udara dari luar angkasa.

Indikator Target Bergerak Tingkat Lanjut Berbasis Luar Angkasa (Space-Based Advanced Moving Target Indicator) dirancang sebagai sistem-sistem yang saling terhubung, menggabungkan sensor berbasis luar angkasa, tautan komunikasi yang aman, dan pemrosesan di darat untuk mendorong kerja sama yang lebih erat di seluruh basis industri luar angkasa pemerintah.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Long Weekend, Kakorlantas Sebut 40 Ribu Kendaraan Lintasi Jalur Puncak dalam 24 Jam
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Seskab: Presiden Tanggung Sendiri Biaya Tambahan Perjalanan Luar Negeri
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PDIP Minta Segera Bahas RUU Pemilu: Kalau Terlambat Nanti Rumit
• 16 jam laludetik.com
thumb
Manfaat Rutin Olahraga Angkat Beban Selama 1 Jam
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jadwal Operasional Musim Haji 2027 Sesuai Aturan Resmi
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.