Manulife Syariah Indonesia Bukukan Total Pendapatan Usaha Rp302,1 Miliar pada 2025

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah (Manulife Syariah Indonesia) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif pada 2025. Untuk diketahui, perusahaan resmi menjadi entitas independen pada Desember 2024.

Sepanjang 2025, Manulife Syariah membukukan total pendapatan usaha sebesar Rp302,1 miliar. Nilai itu meningkat 354,2% (year on year/YoY) dari Rp66,5 miliar. 

Presiden Direktur & CEO Manulife Syariah Indonesia, Fauzi Arfan mengemukakan bahwa kinerja tersebut mendorong pertumbuhan aset menjadi Rp1,55 triliun.

“Dan didukung oleh rasio solvabilitas yang kuat, dengan Rasio Solvabilitas Dana tabarru’ dan Dana tanahud sebesar 797% serta Dana Perusahaan sebesar 5.433%, keduanya jauh di atas persyaratan OJK,” tuturnya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Senin (1/6/2026).

Fauzi menambahkan, sepanjang 2025 Manulife Syariah Indonesia telah menyalurkan manfaat kepada peserta melalui pembayaran klaim sebesar Rp83,9 miliar, meningkat sekitar 99% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Di sisi lain, perusahaan juga mencatat surplus underwriting dana tabarru’ sebesar Rp766 juta, yang menunjukkan bahwa pengelolaan dana peserta tetap berada dalam kondisi sehat,” tegasnya.

Baca Juga

  • Manulife Indonesia Raup Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025
  • Bos Asuransi Manulife Syariah Fauzi Arfan Jadi Ketua AASI 2026-2029
  • Wawancara Eksklusif: Pijakan Solid Manulife di Bisnis Manajer Investasi RI

Dia mengungkapkan salah satu program unggulan Manulife Syariah Indonesia adalah Wakaf Air, yang bertujuan mendukung akses air bersih dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan prinsip-prinsip dampak dan keberlanjutan dalam keuangan syariah.

Bagi Fauzi, meningkatnya minat masyarakat terhadap perlindungan berbasis syariah mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap pendekatan berbasis nilai dalam keamanan finansial. 

“Pada tahun pertama operasional kami sebagai bisnis syariah yang independen, kami telah melihat respons positif dari pasar, sebagaimana tercermin dalam pertumbuhan pesat kami,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) tersebut.

Sebagai informasi, Manulife Syariah Indonesia resmi beroperasi pada 1 Desember 2021. Perusahaan ini merupakan bagian dari Manulife Financial Corporation, grup penyedia layanan keuangan dari Kanada yang beroperasi di Asia, Kanada dan Amerika Serikat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polres Pelabuhan Makassar Pastikan Mobil Damkar Tak Terhambat saat Kebakaran Rumah di Camba Berua
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Profil Komandan Upacara Hari Lahir Pancasila yang Diminta Prabowo Menghadap
• 18 jam laludetik.com
thumb
Pidato Prabowo di Hari Lahir Pancasila: Kekayaan Kita Belum Sepenuhnya Dimanfaatkan untuk Rakyat
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
DPR Sebut Revisi UU HAM Harus Fokus Bahas Perlindungan Hak Warga Negara, Bukan Kepentingan Lembaga Kementerian
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Indonesia Open 2026, Selasa 2 Juni: Ada Jonatan Christie Hingga Leo/Daniel, 11 Wakil Tuan Rumah Beraksi di Istora Senayan
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.