tvOnenews.com - Kunjungan kerja ke Papua rupanya tidak membuat Dedi Mulyadi lupa dengan kebiasaannya yang paling dikenal publik, berbaur langsung dengan masyarakat. Kali ini bukan dengan warga dewasa, melainkan sekumpulan anak-anak yang sedang asyik bermain bola di pinggir jalan. Yang kemudian terjadi membuat siapa pun yang menyaksikannya tidak bisa menahan senyum.
Dalam tayangan di YouTube pribadinya, Gubernur Jawa Barat itu terlihat sedang berjalan menyusuri kawasan Papua ketika langkahnya tiba-tiba terhenti. Di hadapannya, sekumpulan anak laki-laki tengah bermain bola dengan penuh semangat. Dedi Mulyadi pun menghampiri mereka.
"Kamu pemain bola?" tanya Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Jadi Kiper Dadakan. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI)
Anak-anak itu menjawab iya dengan antusias. Dedi Mulyadi kemudian meminta melihat bola yang mereka gunakan.
"Bolanya, coba lihat?" ucap Dedi Mulyadi.
Anak-anak itu pun memperlihatkan bola berwarna biru yang kondisinya sudah cukup usang. Melihat itu, Dedi Mulyadi langsung bereaksi sambil membuka noken yang ia beli sebelumnya.
"Sudah lama, belum ganti bolanya. Berapa harganya?" tanya Dedi Mulyadi.
"92 ini," jawab salah satu anak.
Tanpa pikir panjang, Dedi Mulyadi langsung menyodorkan uang, bahkan lebih banyak dari harga yang disebutkan anak-anak itu.
"Nanti kamu beli bola, biar kamu bisa beli bola di sini," kata Dedi Mulyadi.
Wajah anak-anak itu langsung sumringah. Namun Dedi Mulyadi tidak berhenti sampai di situ. Ia justru melanjutkan dengan sesuatu yang membuat suasana semakin meriah dan menggemaskan.
Dedi Mulyadi menantang anak-anak tersebut untuk adu penalti. Ia sendiri yang akan berdiri di gawang sebagai kiper, dan siapa pun yang berhasil mencetak gol akan mendapat hadiah uang tunai Rp200 ribu.
"Mana lapangannya? Coba tendang, sini bolanya, sini biar aku yang jadi penjaga gawang. Aku pasang gawang di sini, kalau tendangannya masuk aku kasih Rp200.000," ucap Dedi Mulyadi dengan lantang.
Anak-anak itu langsung menyambut tantangan tersebut dengan semangat. Satu per satu maju mencoba menembus pertahanan sang gubernur. Tiga anak pertama mencoba peruntungan namun gagal. Barulah tendangan anak keempat yang bernama Isak berhasil melewati Dedi Mulyadi dan bersarang di gawang. Bahkan seorang anak perempuan pun ikut mencoba tantangan itu dengan penuh keberanian.




