Dedi Mulyadi Turun Tangan Atasi Premanisme di Bandung, Sang Gubernur Beri Pesan Tegas: Cari Rezeki Halal, Jangan Malak!

grid.id
9 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turun tangan atasi premanisme di Bandung. Tak hanya itu, sang gubernur juga memberi pesan menohok kepada para pelaku.

Seperti diketahui, baru-baru ini viral video yang memperlihatkan tindakan pemerasan terhadap pengendara mobil bernomor polisi Jakarta atau pelat B di kawasan wisata Dago. Aksi kriminal tersebut terjadi di kawasan Gang Dago Timur, Jalan Ir. H. Djuanda, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Insiden ini berlangsung pada Sabtu (23/5/2026) malam, tepat setelah Persib Bandung menang melawan Persijap Jepara. Dari video yang viral itu tampak seorang pria mencegat kendaraan luar kota dan memaksa sang sopir menyerahkan sejumlah uang di tengah kemacetan.

Sontak aksi premanisme itu langsung viral hingga memicu kritikan publik. Bahkan, Dedi Mulyadi turun tantan atasi premanisme di Bandung.

Melansir TribunJabar.ID, Dedi Mulyadi langsung bergerak cepat melakukan komunikasi intensif dengan Kapolda Jawa Barat guna memastikan penegakan hukum berjalan tanpa kompromi setelah ramainya insiden itu.

"Saya sampaikan mengenai kasus pemalakan, premanisme di Kota Bandung di Dago, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat," ujar Dedi.

Berkat arahannya itu, polisi bergerak cepat menangkap oknum pemalak tersebut. Kini, oknum pemalak itu telah menjalani pemeriksaan di markas kepolisian setempat.

"Pelakunya sudah diamankan di Polsek Coblong," katanya.

Dedi mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar menjauhi segala bentuk pemerasan dan tindakan intimidasi. Ia menyebut kenyamanan para pendatang atau wisatawan yang berkunjung ke Tanah Pasundan harus menjadi prioritas bersama.

"Seluruh warga Jawa Barat, jangan coba-coba melakukan pemalakan premanisme pada siapa pun, baik warga Jawa Barat maupun luar warga Jawa Barat yang berkunjung ke Jawa Barat," katanya.

 Sebagai tindak lanjit, otoritas pemerintahan bersama jajaran kepolisian berkomitmen penuh untuk menyeret para pelaku ke meja hijau agar memberikan efek jera, sekaligus memutus rantai kultur premanisme jalanan.

"Saya sampaikan, kita tidak akan segan-segan untuk memproses hukum agar kebiasaan buruk ini segera dihentikan," tuturnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa KDM itu meminta generasi muda untuk nencari jalan rezeki yang halal. Jangan sampai melakukan pemalakan atau premanisme untuk mendapatkan uang.

"Berusahalah dengan baik. Masih terbuka cari rezeki yang halal dengan kerja keras."

"Dibanding bergaya preman, mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan orang," ucap Dedi.

Di akhir keterangannya, orang nomor satu di Jawa Barat tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada kesigapan petugas di lapangan yang tanggap dalam menetralisir gangguan keamanan.

"Saya ucapkan terima kasih pada Polsek Coblong, kemudian Polrestabes Bandung yang telah menangani masalah ini dengan cepat," pungkasnya.

Dedi Mulyadi turun tangan atasi premanisme di Bandung, netizen ramai memberi dukungan pada sang gubernur. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Ini, Nadiem Makarim Sampaikan Pledoi Kasus Chromebook
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Kapolda Sumsel Minta Jajaran Pantau Hotspot Berbasis Satelit Cegah Karhutla
• 4 jam laludetik.com
thumb
Aktivitas Manufaktur Cina Melambat Imbas Perang di Iran
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
4 Kloter Pertama Debarkasi Surabaya Tiba Bertahap di Bandara Juanda Malam Ini
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prancis Cegat Kapal Tanker Tagor dari Rusia, Macron Tegaskan Penegakan Sanksi Internasional
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.