PALEMBANG, KOMPAS.TV - Dinas Sosial Kota Palembang menyatakan telah mengamankan dan melakukan pembinaan terhadap anak yang viral karena terekam "ngelem" atau mengisap lem di Jembatan Ampera.
Kepala Dinsos Palembang M Raimon Lauri mengatakan salah satu anak telah ditemukan dan diamankan. Anak tersebut diamankan bersama keluarganya di Gang Pulau, Kota Palembang.
Sementara satu anak lainnya belum ditemukan hingga kini. Raimon menyebut anak yang belum ditemukan tersebut masih dalam pencarian tim gabungan.
Baca Juga: Anggota TNI Diduga Tembak Sesama Prajurit di Palembang Ditangkap, Ini Motifnya
"Berdasarkan hasil penelusuran, kedua anak tersebut sehari-hari mendapatkan uang dari hasil meminta-minta di jalanan," kata Raimon Lauri dikutip Antara, Senin (1/6/2026).
"Aktivitas di jalanan itu pula yang membuat mereka terkontaminasi oleh lingkungan serta teman sebaya, hingga akhirnya terjerumus dalam kebiasaan mengisap lem."
Sebelumnya, viral di media sosial dua anak yang sedang "ngelem" di Jembatan Ampera. Video viral tersebut memicu keresahan berbagai pihak tentang penyalahgunaan lem.
Raimon menjelaskan, Dinsos Palembang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Tim Sentra Budi Perkasa telah melakukan asesmen mendalam.
Karena masih di bawah umur, Raimon menyebut, anak yang sempat diamankan telah dipulangkan ke keluarganya. Tim Sentra Budi Perkasa bersama Kementerian Sosial kemudian akan menyalurkan bantuan logistik dan simultan.
Raimon mengatakan, sebagai penanganan jangka panjang, pihaknya kini mengedepankan pendekatan persuasif dan edukasi kepada pihak keluarga agar memperketat pengawasan agar anak tidak berkeliaran di jalanan.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- anak ngelem jembatan ampera
- jembatan ampera
- dinsos kota palembang
- viral bocah ngelem
- penyalahgunaan lem





