Pastikan Program MBG Tepat Sasaran, BGN Perkuat Validasi Data Penerima Manfaat

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengintensifkan validasi data penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pastikan Program MBG Tepat Sasaran, BGN Perkuat Validasi Data Penerima Manfaat. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengintensifkan validasi data penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini bertujuan untuk menjamin seluruh kelompok sasaran menerima layanan secara akurat dan merata.

Langkah penguatan ini ditempuh melalui koordinasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari tingkat pusat hingga ke pemerintah daerah.

Baca Juga:
BGN Klaim Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Serap 1,28 Juta Pekerja

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengungkapkan, proses validasi saat ini dilakukan melalui rangkaian rapat koordinasi yang dihadiri oleh para wakil menteri, direktur jenderal, serta pejabat dari berbagai instansi.

Instansi yang terlibat meliputi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Sosial, dengan dukungan penuh dari Kantor Staf Presiden (KSP).

Baca Juga:
BGN Tak Permasalahkan Efisiensi Anggaran MBG, Pastikan Layanan dan Kualitas Terjaga

“Validasi data penerima manfaat menjadi prioritas kami agar pelaksanaan program MBG semakin tepat sasaran. Selain integrasi data dari berbagai walidata, kami juga melakukan verifikasi langsung dari tingkat bawah untuk memastikan data yang digunakan benar-benar akurat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga:
KPK: Mayoritas Uang Program MBG Hanya Berputar di Kota-Kota Besar

Proses verifikasi di lapangan dilaksanakan melalui sinergi antara Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di tingkat kecamatan dengan perangkat kelurahan dan desa. Mekanisme ini mencakup pendataan serta pencocokan data bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga peserta didik dari jenjang PAUD sampai SMA/SMK, termasuk para santri di pondok pesantren.

Sebagai upaya menjaga transparansi, BGN telah menyediakan dasbor validasidatapm.bgn.go.id yang dapat diakses oleh publik untuk memantau hasil validasi. BGN juga mendorong peran aktif kepala sekolah, pengelola posyandu, lurah, kepala desa, camat, hingga kepala daerah untuk melakukan pengecekan data di wilayah otoritas masing-masing.

“Apabila terdapat ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik, maupun santri yang belum terdata atau belum menerima layanan MBG, informasi tersebut dapat segera disampaikan kepada BGN melalui Koordinator SPPI Kecamatan atau hotline WhatsApp 0851-1139-4466,” kata Sony.

Lebih lanjut, Sony menjelaskan, basis data yang digunakan saat ini merupakan hasil dari pendataan awal yang dilakukan pada rentang Mei-Juli 2024. Pada periode tersebut, proses pengumpulan data melibatkan personel Babinsa dan dilakukan secara berjenjang hingga tingkat Kodam sebelum akhirnya diserahkan kepada tim persiapan pelaksanaan program MBG.

Sony juga mengakui pada fase awal pendataan, BGN masih menghadapi tantangan keterbatasan sumber daya. Selain belum adanya dukungan anggaran operasional yang mencukupi, jumlah personel BGN saat itu masih sangat terbatas, sehingga koordinasi formal antarinstansi belum dapat berjalan secara optimal.

Meski demikian, melalui penguatan kolaborasi antarkementerian serta partisipasi aktif dari pemerintah daerah dan masyarakat, BGN optimistis proses validasi ini bakal menghasilkan basis data yang jauh lebih akurat hingga level desa dan kelurahan. 

Keakuratan data ini dipandang sebagai fondasi krusial untuk memastikan program MBG dapat menjangkau seluruh target sasaran secara tepat, adil, dan berkelanjutan.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Panggil Bos Maktour Fuad Hasan Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Agus Jabo Gaungkan Revolusi Ekonomi Kerakyatan, PRIMA Tegaskan Komitmen Menangkan Pancasila
• 8 jam laludisway.id
thumb
BRI KK Plaza Kenari Mas Hadirkan Layanan Weekend Banking
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Iran Sebut Gencatan Senjata dengan AS Mencakup Lebanon: Harus Ada Konsekuensi dari Pelanggaran!
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Penyebab Kebakaran di Kemayoran, Wagub Rano: 95 Persen Korsleting Listrik
• 2 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.