HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mees Hilgers mengejutkan publik dengan hadir dalam latihan timnas Indonesia. Padahal sang pemain tak masuk skuad untuk FIFA Match Day Juni 2026. Bek Twente ini mengikuti latihan Garuda demi pemulihan cedera ACL yang dialaminya musim ini. Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya buka suara terkait kehadiran Hilgers.
John Herdman, menjelaskan alasan Mees Hilgers tetap berlatih bersama tim, meski namanya tak masuk daftar 23 pemain untuk laga FIFA Match Day kontra Oman dan Mozambik. Pertandingan ini dijadwalkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (5/6) dan Selasa (9/6).
Hilgers, yang mengalami cedera ACL, tetap berlatih bersama tim untuk menjaga kebugarannya. Herdman menekankan bahwa sang bek 25 tahun merupakan bagian penting dari skuad dan masa depan tim Garuda.
“Mees sedang menjalani pemulihan cedera. Dia merupakan bagian dari pemusatan latihan kali ini. Menurut saya, Mees penting bagi kelompok ini untuk masa depan,” ujar Herdman di Stadion Madya, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Herdman menambahkan, kehadiran Hilgers di latihan juga membantu proses pemulihan emosionalnya. Bek Twente itu belum pernah bermain sepanjang musim ini, sehingga berlatih dengan rekan-rekan menjadi strategi penting untuk membangun kembali performanya.
“Dia menjalani musim sulit karena cedera. Saat ini, menempatkannya di lingkungan tim jauh lebih baik secara emosional dibandingkan berlatih sendiri,” tutur Herdman.
“Indonesia sekarang adalah rumah bagi Mees. Dia senang berada di sini dan ingin melakukan proses rehabilitasi bersama keluarga sepak bolanya. Kami menyambutnya dengan tangan terbuka,” tambahnya.
Selain Hilgers, Herdman juga menghadirkan dua pemain lain yang belum resmi masuk skuad, yakni calon naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, untuk sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menambahkan, kehadiran Hilgers di latihan merupakan permintaan bersama dirinya dan Herdman. Tujuannya tidak hanya pemulihan fisik, tapi juga membangun chemistry dengan pelatih baru yang baru ditunjuk Januari lalu.
“Pelatih ingin pendekatan batin Mees lebih baik. Dia pemain tangguh dan bisa diandalkan. Ini pertama kalinya Mees datang bersama Coach John, semoga chemistry terbangun dan tim makin solid,” jelas Sumardji.
Tentang Mees Hilgers
Mees Hilgers lahir di Amersfoort, Belanda, pada 13 Mei 2001. Bek tengah setinggi 185 cm ini saat ini bermain untuk klub Eredivisie, FC Twente.
Hilgers memiliki darah Indonesia dari sang ibu, yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Dalam wawancara, Hilgers mengaku memiliki keluarga besar di Indonesia karena ibunya memiliki tujuh saudara.
Cinta sepak bola sudah melekat sejak dini. Pada usia empat tahun, Hilgers sudah bermain untuk tim kota kelahirannya, ASC Nieuwland. Ketika berumur delapan tahun, dia bergabung dengan Sparta Nijkerk, sekolah sepak bola yang lebih besar, dan menimba ilmu selama dua tahun.
Bakatnya mulai mencuri perhatian pencari bakat FC Twente. Pada usia 10 tahun, Hilgers resmi bergabung dengan akademi Twente Youth, di mana ia menghabiskan tujuh tahun mengasah kemampuan. Pada 2017, ia promosi ke tim Twente U-17.
Setelah semusim bersama U-17, Hilgers terus naik tingkat: Twente U-19 pada 2018, lalu Twente U-21 pada 2020. Penampilan konsistennya membuat manajemen menempatkannya di tim senior, membuka babak baru dalam karier profesionalnya. (*)





