BEI Gelar RUPST 29 Juni, Intip Visi Misi Calon Direksi Baru 2026-2030

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29Juni 2026. Agenda tahunan tersebut akan berlangsung di tengah proses seleksi direksi baru BEI masa jabatan 2026-2030.

Sejumlah nama yang telah terkonfirmasi mengajukan diri mengisi posisi Direktur Utama BEI adalah Jeffrey Hendrik yang sekarang menjabat sebagai Pjs Direktur Utama BEI dan Iding Pardi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).

Keduanya telah mengikuti fit and proper test perdana pada Selasa 12 Mei 2026 lalu yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jeffrey dalam forum yang berlangsung di Kantor BEI Jakarta pada Senin 5 Mei 2026, memaparkan visinya untuk membawa pasar modal Indonesia ke level dunia. Dirinya menegaskan bahwa langkah transformasi pasar modal RI telah mengacu pada best practice global, seperti pembukaan data keterbukaan investor di atas 1% yang hanya diterapkan di India dan Indonesia, sementara pembukaan data daftar saham terkonsentrasi (HSC) hanya ada di Hong Kong dan Indonesia.

"Itulah yang membuat saat ini sepertinya Bursa Indonesia adalah Bursa yang paling transparan di dunia," kata Jeffrey.

Jeffrey juga menegaskan kepercayaan dirinya, bahwa apa reformasi pasar yang dilakukan BEI saat ini telah berada di jalur yang benar membawa bursa Indonesia berkelas dunia. Dia memahami implementasinya akan berdampak pada koreksi singkat IHSG, namun dalam jangka panjang dia yakin perbaikan tata kelola pasar modal akan menjadi fundamental penting.

Baca Juga

  • Saham TCPI Masuk Daftar HSC BEI, Kepemilikan Terkonsentrasi Capai 94,10%
  • BEI Sebut Papan Utama Buka Akses Emiten ke Investor Institusi Global
  • Daftar Lengkap 26 Emiten Naik Kelas ke Papan Utama BEI, dari TPIA hingga BSSR

"Proses reformasi ini akan menjadi proses yang tidak pernah berhenti. Ini akan terus kami lakukan sampai Indonesia, Bursa Efek Indonesia menjadi bursa kelas dunia. Sebelum itu tercapai, kami tidak akan berhenti," tegasnya.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Iding Pardi menegaskan fokus utama yang ingin dia bawah di tubuh BEI adalah penguatan governance. Dia berharap adanya pendalaman pasar, di mana investor pasar modal akan aktif bertransaksi tidak hanya menjadi 'angka' semata dalam data pertumbuhan jumlah single investor identification (SID).

"Kita ingin memperkuat governance. Governance dari bursa tentunya, governance dari market. Karena itu jadi fondasi utama dari pasar kita untuk bertumbuh lebih sehat lagi," kata Iding saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Selain fokus pada perbaikan governance, Iding juga menilai penting bagi Bursa Efek untuk menjaga komunikasi dan hubungan dengan penyedia indeks global seperti MSCI atau FTSE. Menurutnya, lembaga-lembaga tersebut menjadi cerminan bagaimana investor global memandang bursa Tanah Air.

Iding menegaskan dia akan lebih menekankan kualitas pasar dan kualitas IPO apabila terpilih menjadi direksi BEI.

"Ukuran-ukurannya penting juga untuk tumbuh pasar. Kita tahu investor kita sudah tumbuh signifikan, tapi juga harus dibarengi dengan kualitas investornya, kualitas IPO-nya, sehingga investor bisa berkelanjutan, tidak transaksi terus kapok," tegasnya.

OJK mengungkapkan telah menerima 28 nama calon direksi yang diajukan dalam empat paket pencalonan. Batas akhir penyampaian paket calon direksi BEI telah ditutup pada 4 Mei 2026. Setiap paket terdiri atas tujuh posisi direksi sehingga total terdapat 28 kandidat yang masuk tahap seleksi awal.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rusia Berang Kapal Tankernya Dicegat Prancis di Samudra Atlantik
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gaspol! Maarten Paes Kobarkan Semangat Jelang Timnas Indonesia Vs Oman di FIFA Matchday
• 2 jam lalubola.com
thumb
Avtur Mahal Imbas Perang AS-Iran, Hotel-hotel di Maladewa Sepi Pengunjung
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
BRI KK Plaza Kenari Mas Hadirkan Layanan Weekend Banking
• 2 jam lalumediaapakabar.com
thumb
BMKG: 4 Wilayah Waspada Cuaca Selasa 2 Juni, 14 Kota Lain Berpotensi Hujan
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.