Hak Belum Terpenuhi di Dua Klub, Kahudi Wahyu Bongkar Tunggakan Gaji PSIS dan PSBS

bola.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bola.com, Jakarta - Kahudi Wahyu Widodo mengungkap pengalaman pahit sepanjang musim 2025/2026. Pelatih berusia 47 tahun itu mengaku masih memiliki hak yang belum terpenuhi saat bekerja di dua klub berbeda; PSIS Semarang dan PSBS Biak.

Saat menangani PSIS, Kahudi menyebut ada dua bulan upah yang belum diterima. Jumlah tersebut terdiri dari satu bulan gaji berjalan dan satu bulan kompensasi pemutusan kontrak yang hingga kini belum dibayarkan.

Advertisement
BACA JUGA: BRI Super League: demi Mencuri Poin, PSBS Hilangkan Rasa Gentar Hadapi Malut United

"Gaji saya di PSIS Semarang belum dibayar. Hitungannya satu bulan gaji berjalan plus satu bulan kompensasi pemutusan kontrak. Jadi, totalnya dua bulan," ungkap Kahudi.

Kahudi menyayangkan kondisi tersebut karena menurutnya klub terlihat cukup aktif merekrut pemain pada bursa transfer paruh musim 2025/2026 Pegadaian Championship, sementara hak pelatih lokal diabaikan.

"Selama ini saya diam karena cinta PSIS, mantan tim. Tapi, kok kebangetan, jor-joran beli pemain, tapi gaji menunggak," keluhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Lahir Pancasila, Menbud Bicara Mega Diversity Jadi Pemersatu Bangsa
• 21 jam laludetik.com
thumb
Kemenaker Fasilitasi 15 Skema Sertifikasi Kompetensi bagi Alumni Magang
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Konsumsi BBM Toyota Kijang Super, Masih Layak Buat Wara-Wiri
• 41 menit lalumedcom.id
thumb
Teddy Sebut Rombongan Lawatan Era Prabowo Dipangkas Lebih dari 50 Persen
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Bobby Nasution Apresiasi Kemenangan Meyakinkan Timnas U19 atas Myanmar, Atmosfer Stadion Sumut Dinilai Jadi Kekuatan Tambahan
• 4 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.