Sarwendah Sanggup Urus Anak, Pengacara: Mereka Sehat-sehat dan Masih Bisa Les

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Ruben Onsu mengakui pernyataan dari pihak Sarwendah yang menyebutnya sudah tidak memberi nafkah sejak akhir tahun 2025. Kondisi itu membuat Sarwendah menafkahi sendiri sang buah hati.

Ruben Onsu heran karena pihak Sarwendah hanya membahas terkait nafkah anak selama enam bulan ini. Padahal, Ruben sebelumnya selalu berusaha memenuhi kebutuhan anaknya.

Karena itu, jika Sarwendah merasa keberatan, Ruben meminta agar hak asuh anak dialihkan kepadanya. "Kalau tidak sanggup, serahkan saja ke saya, saya yang membesarkan," kata Ruben lewat video call, Minggu (31/5).

Sarwendah menanggapi hal itu lewat kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu. Chris heran mengapa Ruben menuding Sarwendah tidak mampu merawat dan memenuhi kebutuhan sang anak. Padahal Sarwendah masih sanggup melakukannya.

"Buktinya, anaknya sehat-sehat, semua les masih bisa, siapa yang bayar? Wendah. Bukan Wendah dong yang enggak sanggup," tutur Chris dalam konferensi pers di Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (1/6).

Menurut aturan perundang-undangan, pemeliharaan anak di bawah 18 tahun biasanya mengikuti sang ibu. Namun, seorang ayah tetap berkewajiban memelihara dan mendidik anak-anaknya, berdasarkan kepentingan anak.

"Secara undang-undang perlu dipahami ya, ibu itu memiliki hak penuh terhadap anak, ya, tetapi ayah wajib tetap melakukan kewajibannya," ucap Chris.

Karena itu, menurut Chris, persoalan Sarwendah dan Ruben bukan masalah siapa yang sanggup menafkahi atau tidak.

"Tetapi undang-undang menyampaikan bahwa ayah ini wajib menafkahi anaknya," ungkapnya.

Ruben dan Sarwendah bercerai pada 24 September 2024. Hak asuh anak jatuh ke tangan Sarwendah. Hal itu berdasarkan putusan dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengatakan kliennya tiap bulan memenuhi kebutuhan anak hingga sekian ratus juta. Namun, Ruben dipersulit untuk menemui sang buah hati. Hal ini yang membuatnya memutuskan untuk berhenti menafkahi buah hatinya.

"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat.' Dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya, 'Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku'," kata Minola.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Memahami Covariant Entropy Bound dan Bousso’s Holographic Bound
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Bukti Komitmen Cetak SDM Unggul, Prodi BTH Polbangtan Kementan Raih Akreditasi “Baik Sekali”
• 16 menit laluterkini.id
thumb
Pertamina Turunkan Harga Avtur Hingga 10% per 1 Juni
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Di Bawah Target, Wajib Pajak Lapor SPT 2025 Capai 13,5 Juta
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Sungguh Mengejutkan, Respons Nova Arianto Usai Timnas Indonesia U-19 Hancurkan Myanmar
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.