REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Maqam adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti tempat atau titik di mana seseorang berdiri dengan kedua kakinya.
Maqam Ibrahim adalah batu yang digunakan oleh Nabi Ibrahim ketika membangun Ka'bah.
Baca Juga
Trump Bekukan Serangan ke Lebanon, Netanyahu Membangkang, Iran Beri Peringatan Keras
Jaringan Miliarder AS Superkaya di Balik Misi Canary yang Melawan Akvitis Pro Palestina
Terungkap Ini Mengapa Dahiyeh Selatan Lebanon Jadi Sasaran Amukan Israel yang Dihajar Hizbullah
Saat pembangunan bagian atas Ka'bah berlangsung, Nabi Ibrahim berdiri di atas sebuah batu besar. Menurut riwayat, batu tersebut bergerak mengikuti beliau seiring dengan selesainya pembangunan pada setiap sisi Ka'bah.
Setelah pembangunan Ka'bah selesai, batu itu diletakkan di luar bangunan Ka'bah, dekat sisi timurnya. Sejak saat itulah batu tersebut dikenal sebagai Maqam Ibrahim (tempat berdiri Ibrahim). Berikut ini delapan fakta seputar Maqam Ibrahim yang dilansir about Islam, Selasa (2//6/2026):
.rec-desc {padding: 7px !important;}
1. Ukuran jejak kaki Nabi Ibrahim
Tinggi batu Maqam Ibrahim sekitar 20 sentimeter. Kedalaman salah satu jejak kaki yang tampak pada batu tersebut sekitar 10 sentimeter, sedangkan jejak kaki lainnya sekitar 9 sentimeter.
2. Letaknya di depan Ka'bah
Saat ini Maqam Ibrahim berada di depan pintu Ka'bah, di dalam area Masjidil Haram.