Rusia meluncurkan serangan udara besar-besaran ke seluruh Ukraina pada Selasa (2/6) pagi. Pemerintah Ukraina menyebut serangan tersebut menewaskan lima orang.
Sasaran serangan Rusia mencakup ibu kota Kiev serta sejumlah kota besar lainnya, seperti Dnipro dan Kharkiv. Selain menewaskan lima orang, serangan itu juga menyebabkan puluhan warga terluka.
Serangan ini terjadi sehari setelah Rusia mengancam akan menggempur Ukraina secara masif.
Menurut Gubernur Dnipro Oleksandr Hanzha, sebagian besar korban tewas dan luka berada di wilayahnya.
"Sebanyak empat orang tewas dan 16 terluka akibat serangan Rusia di Dnipro," kata Hanzha, seperti dikutip dari Reuters.
Ia menambahkan seluruh korban luka mengalami cedera dengan tingkat keparahan sedang. Selain melaporkan jumlah korban, Hanzha juga mengunggah gambar apartemen dan mobil yang terbakar di Telegram.
Satu korban jiwa lainnya serta 29 korban luka berada di ibu kota Kiev. Informasi tersebut disampaikan Kepala Administrasi Militer Kiev, Tymur Tkachenko.
Wali Kota Kiev, Vitaly Klitschko, mengungkapkan serangan Rusia juga menghantam sebuah gedung apartemen 24 lantai. Ia mengatakan serangan tersebut menyebabkan sebagian bangunan roboh dan banyak warga terjebak di bawah puing-puing gedung.




