tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-19 memulai perjalanan mereka di Piala AFF U-19 2026 dengan hasil yang sangat meyakinkan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Garuda Muda sukses mengalahkan Myanmar U-19 dengan skor telak 3-0 pada laga perdana Grup A.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026) malam WIB tersebut menjadi awal sempurna bagi pasukan Nova Arianto dalam upaya mempertahankan gelar juara.
Kemenangan itu sekaligus membuat Timnas Indonesia U-19 langsung meramaikan persaingan di papan atas klasemen Grup A bersama Vietnam.
- Timnas Indonesia
Menariknya, situasi tersebut ternyata ikut mendapat perhatian dari media Vietnam.
Sebelumnya, Vietnam U-19 lebih dulu meraih kemenangan meyakinkan atas Timor Leste U-19 dengan skor identik 3-0.
Tiga gol kemenangan Vietnam seluruhnya dicetak oleh Hoang Cong Hau yang tampil gemilang dengan torehan hattrick.
Hasil tersebut sempat membuat Vietnam nyaman berada di puncak klasemen sementara Grup A.
Namun kebahagiaan itu ternyata tidak berlangsung lama.
Beberapa jam kemudian, Timnas Indonesia U-19 berhasil mencatat kemenangan dengan skor yang sama atas Myanmar sehingga membuat persaingan grup langsung memanas sejak hari pertama.
Media Vietnam, The Thao 247, mengakui bahwa Indonesia dan Vietnam kini menjadi dua tim yang paling menonjol di Grup A.
"Timnas U19 Vietnam sempat menduduki puncak klasemen sementara setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Timor Leste U19, berkat hat-trick luar biasa dari striker Hoang Cong Hau pada menit ke-2, ke-83, dan ke-90," tulis TheThao247.
"Tak lama kemudian, tim tuan rumah, U19 Indonesia, juga menunjukkan kekuatannya dengan kemenangan 3-0 melawan U19 Myanmar. Kedua tim mengamankan tiga poin dan memiliki selisih gol +3, menjadikan Grup A sebagai persaingan sengit antara dua tim," tulis media itu lagi.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa media Vietnam mulai melihat Indonesia sebagai pesaing utama dalam perebutan posisi puncak grup.
Dalam pertandingan melawan Myanmar, Nova Arianto menurunkan formasi 3-4-3 dengan mengandalkan Arkhan Kaka sebagai ujung tombak serangan.
Timnas Indonesia sebenarnya langsung mencoba menekan sejak awal laga.
Baru dua menit pertandingan berjalan, Reno Salampessy sudah menciptakan peluang pertama. Namun upayanya masih belum mengarah ke gawang.




