Pelatih timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan bahwa Kevin Diks ditunjuk untuk membimbing Baker selama berada di lingkungan tim senior. Menurut Herdman, pengalaman dan kualitas yang dimiliki Diks akan sangat membantu perkembangan pemain muda tersebut.
"Kevin Diks menjadi mentornya pekan ini, sehingga dia bisa belajar dari pemain Bundesliga yang memiliki pengalaman internasional," kata Herdman di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta seperti dilansir Antara, Senin (1/6/2026).
Kevin Diks Mentor Ideal untuk Baker
Herdman menilai Kevin Diks merupakan sosok yang tepat untuk membimbing Baker karena keduanya sama-sama berposisi sebagai pemain bertahan.
Selain itu, pengalaman Diks bermain di level tertinggi Eropa dinilai bisa menjadi bekal berharga bagi Baker yang baru memulai perjalanan di tim nasional senior.
Musim ini, Diks menjalani musim pertamanya bersama Borussia Moenchengladbach di Bundesliga Jerman. Bek berusia 29 tahun tersebut tampil dalam 30 pertandingan dan mencetak lima gol sepanjang musim.
Kontribusinya tersebut turut membantu Moenchengladbach mengakhiri musim di posisi ke-12 klasemen Bundesliga dengan koleksi 38 poin.
Bagi Herdman, kehadiran pemain dengan pengalaman internasional seperti Diks menjadi kesempatan emas yang tidak dimiliki banyak pemain muda.
Pengalaman Berharga untuk Bek Masa Depan Indonesia
Masuk ke skuad senior pada usia 17 tahun menjadi langkah besar dalam perjalanan karier Baker.
Menurut Herdman, pengalaman berlatih bersama pemain-pemain terbaik Indonesia akan membantu sang pemain memahami standar yang dibutuhkan untuk bersaing di level internasional.
"Bagi Mathew, ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Ketika dia melihat intensitas latihan di sini, dia bisa membawa standar itu ke lingkungan tim muda dan menciptakan standar baru di sana," ujar Herdman.
Meski memberikan pujian terhadap sikap dan adaptasi Baker selama latihan, Herdman menegaskan bahwa perjalanan pemain muda tersebut masih sangat panjang.
"Tugas pertamanya adalah mencapai standar yang ada di sini. Dia tidak terlihat canggung. Awalnya bagus, sikapnya luar biasa. Namun dia masih muda dan masih memiliki perjalanan yang panjang," lanjut pelatih asal Kanada tersebut.
Strategi Percepatan Talenta Muda
Herdman menjelaskan pemanggilan Baker merupakan bagian dari strategi yang ia sebut sebagai "acceleration strategy" atau strategi percepatan perkembangan pemain muda.
Menurutnya, semakin cepat seorang pemain merasakan atmosfer tim nasional senior, semakin besar peluangnya berkembang menjadi pemain elite di masa depan.
Pelatih berusia 50 tahun itu menilai pengalaman internasional sejak usia muda mampu mempercepat proses adaptasi pemain terhadap tuntutan sepak bola level tertinggi.
Karena itu, Baker dipilih untuk merasakan langsung lingkungan tim senior meski usianya masih sangat muda.
Herdman Berkaca dari Kisah Sukses Kanada
Untuk menjelaskan strateginya, Herdman mencontohkan dua pemain yang pernah ia tangani saat melatih timnas Kanada, yakni Jonathan David dan Liam Millar.
Jonathan David mendapat kesempatan debut di timnas senior Kanada saat berusia 18 tahun ketika masih membela klub Belgia, KAA Gent.
Kariernya kemudian berkembang pesat hingga menjadi salah satu penyerang terbaik Kanada. David pernah menjuarai Liga Prancis bersama Lille dan kini memperkuat Juventus di Serie A Italia.
Sementara Liam Millar juga menjalani debut internasional pada usia muda ketika masih berada di akademi Liverpool.
Kini Millar telah mengoleksi puluhan penampilan bersama Kanada dan baru saja membantu Hull City meraih promosi ke Liga Inggris.
"Saya pernah menyebut Jonathan David dan Liam Millar di Kanada. Mereka adalah pemain muda akademi yang diberi kesempatan di tim nasional, lalu berkembang hingga bermain di klub-klub besar dan momen-momen besar," kata Herdman.
Berpeluang Debut saat Indonesia Hadapi Oman dan Mozambik
Baker masuk dalam skuad timnas Indonesia untuk dua laga FIFA Match Day melawan Oman pada Jumat (5/6) dan Mozambik pada Selasa (9/6). Kedua pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Meski belum tentu dimainkan sejak awal, pemanggilan ini menjadi sinyal kuat bahwa Baker masuk dalam rencana jangka panjang Herdman untuk membangun generasi baru timnas Indonesia.
Dengan bimbingan pemain berpengalaman seperti Kevin Diks dan kesempatan belajar di lingkungan tim senior, Baker kini memiliki peluang besar untuk mempercepat perkembangan kariernya menuju level internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





