Surabaya (beritajatim.com) – Antusiasme penggemar sepak bola dunia terhadap Piala Dunia FIFA 2026 terus meningkat. Turnamen yang akan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, diperkirakan menjadi Piala Dunia dengan jumlah penonton terbesar sepanjang sejarah.
FIFA mencatat permintaan tiket yang sangat tinggi. Pada salah satu fase penjualan saja, lebih dari 500 juta permintaan tiket diajukan oleh penggemar dari seluruh dunia.
Bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan langsung pertandingan di stadion, terdapat sejumlah tahapan penting yang harus dipersiapkan, mulai dari pembelian tiket resmi hingga pengurusan dokumen perjalanan.
Tiket Hanya Dijual Melalui Kanal Resmi FIFA
FIFA menegaskan tiket resmi Piala Dunia 2026 hanya dijual melalui situs resmi tiket FIFA. Penggemar diwajibkan memiliki akun FIFA ID untuk mengikuti proses pembelian tiket.
Tahapan Membeli Tiket Piala Dunia 2026
- Membuat akun FIFA ID.
- Masuk ke sistem penjualan tiket FIFA.
- Memilih pertandingan yang ingin ditonton.
- Memilih kategori tiket.
- Mengikuti sistem undian (random selection draw) atau pembelian langsung pada fase tertentu.
- Menunggu konfirmasi dari FIFA.
- Melakukan pembayaran jika permohonan tiket disetujui.
Selain tiket reguler, FIFA juga menyediakan:
- Paket hospitality premium.
- Paket perjalanan resmi yang mencakup tiket pertandingan, hotel, dan transportasi.
FIFA mengingatkan penggemar agar tidak membeli tiket melalui pihak ketiga atau situs tidak resmi karena berisiko penipuan. Dalam beberapa pekan terakhir, ribuan situs palsu yang mengatasnamakan FIFA dilaporkan beredar di internet.
Tiket Tidak Sama dengan Izin Masuk Negara
FIFA menegaskan bahwa kepemilikan tiket pertandingan tidak otomatis memberikan hak masuk ke negara tuan rumah. Setiap penonton tetap wajib memenuhi persyaratan imigrasi negara yang akan dikunjungi.
Bagi warga negara Indonesia, proses perizinan keberangkatan akan bergantung pada negara tujuan.
Jika Menonton di Amerika Serikat
WNI wajib memiliki:
- Paspor yang masih berlaku.
- Visa kunjungan Amerika Serikat (umumnya visa B1/B2).
- Bukti tiket pertandingan.
- Bukti reservasi hotel atau akomodasi.
- Bukti kemampuan finansial selama perjalanan.
Proses pengajuan visa dilakukan melalui Kedutaan Besar atau Konsulat Amerika Serikat dengan tahapan pengisian formulir DS-160, pembayaran biaya visa, dan wawancara.
Jika Menonton di Kanada
Untuk memasuki Kanada, WNI umumnya memerlukan:
- Paspor aktif.
- Visa pengunjung (Temporary Resident Visa/TRV).
- Dokumen perjalanan dan akomodasi.
- Bukti dana perjalanan.
Pengajuan dilakukan secara daring melalui sistem imigrasi Kanada sebelum keberangkatan.
Jika Menonton di Meksiko
WNI juga memerlukan visa Meksiko atau dokumen lain yang diakui otoritas imigrasi Meksiko.
Persyaratan umumnya meliputi:
- Paspor berlaku.
- Bukti tiket pulang-pergi.
- Bukti hotel.
- Bukti keuangan.
Calon penonton disarankan memeriksa ketentuan terbaru dari otoritas imigrasi masing-masing negara karena regulasi dapat berubah sewaktu-waktu.
Dokumen yang Sebaiknya Disiapkan Sejak Dini
Agen perjalanan dan konsultan visa menyarankan penggemar Indonesia mulai menyiapkan:
- Paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan.
- Rekening koran tiga hingga enam bulan terakhir.
- Surat keterangan kerja atau usaha.
- Bukti kepemilikan aset bila diperlukan.
- Jadwal perjalanan lengkap.
- Asuransi perjalanan internasional.
- Waspadai Penipuan Tiket
Pakar keamanan siber memperingatkan meningkatnya modus penipuan menjelang Piala Dunia 2026. Beberapa situs palsu meniru tampilan FIFA untuk mencuri data dan uang calon pembeli. FIFA menegaskan tiket resmi hanya tersedia melalui sistem resmi mereka.
Dengan tingginya minat penonton dari seluruh dunia, masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan langsung pesta sepak bola terbesar dunia disarankan segera menyiapkan dokumen perjalanan dan memantau jadwal penjualan tiket resmi FIFA agar tidak kehabisan kuota. [kun/berbagai sumber]




