JAKARTA, KOMPAS.TV – Berdasarkan hasil pendataan sementara, jumlah pelajar yang terdampak kebakaran di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam, sekitar 160 siswa.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendataan warga terdampak kebakaran tersebut.
“Iya, saat ini memang sudah dilakukan pendataan dan sedang juga beberapa perubahan-perubahan di lapangan, karena memang sudah ada juga yang sebagian mengungsi kepada saudara, famili dan sebagainya,” kata dia saat meninjau lokasi, Selasa (2/6/2026), seperti dikutip dari Breaking News Kompas TV.
“Sementara, data yang sudah dilaporkan di Suku Dinas Pendidikan itu ada 160-an siswa sekolah, baik PAUD, SD, SMP, SMA dan yang setara,” tuturnya.
Baca Juga: Curhat Warga Terdampak Kebakaran Kemayoran: Anak Tak Bisa Ikut Ujian, Alat Sekolah Habis Terbakar
Arifin menegaskan, pemerintah daerah melalui Dinas Sosial akan memberi bantuan perlengkapan sekolah kepada para siswa terdampak.
Pihaknya juga memberikan kesempatan ujian susulan bagi para siswa yang tidak dapat mengikuti ujian akibat kebakaran itu.
“Kemudian yang berkaitan dengan aktivitas belajar mengajarnya, khususnya yang berkaitan juga dengan ujian, ini akan ada diberikan kesempatan ujian susulan, ya. Mekanismenya seperti itu,” kata dia.
“Jadi mereka yang hari ini memang tidak bisa untuk menjalankan ujian maka akan ada kesempatan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan untuk ujian susulan,” tegasnya.
Sebelumnya, seorang warga terdampak kebakaran, Reni, mengaku anaknya tidak dapat mengikuti ujian karena peralatan sekolah dan seragamnya ikut terbakar.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- wali kota jakarta pusat
- kebakaran di kemayoran
- kebakaran kemayoran
- dampak kebakaran kemayoran
- kemayoran
- siswa terdampak kebakaran kemayoran




