Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim mengenakan jaket Gojek bernomor 001.
Jaket tersebut merupakan milik driver Gojek pertama atas nama Mulyono. Jaket itu juga diakuinya dipakaikan langsung oleh sang pemilik sebelum menjalani sidang.
"Ini jaketnya pak Mulyono, gojek 001. Tadi waktu saya masuk beliau membuka jaketnya dan memasangkan ke saya," kata Nadiem di PN Tipikor, Selasa (2/6/2026).
Nadiem menjelaskan, bahwa jaket tersebut merupakan jaket pertama yang didesain langsung oleh dirinya yang saat itu masih mempunyai Gojek.
"Ini jaket generasi satu, saya sendiri dulu yang design nya karena ga mampu hire designer maka agak lusuh dikit design nya, sederhana," jelasnya.
Meski begitu, ia merasa bangga atas jaket yang dibuat olehnya itu dan mambawa aura positif untuk menjalani sidang agenda nota pembelaan tersebut.
"Tapi ini kebanggaan titik awal cikal bakal dari pada gojek, belum ada aplikasi, belum ada investor, kantor pun seadanya di pojok. Jadi ini yang mewakili teman teman yang dari dulu dan setia sama gojek. Sebuah kebanggaan lah saya bisa pakai jaketnya Pak Mulyono," tandasnya.
Sebelumnya, para driver Gojek memadati Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat untuk mendukung Nadiem.
Berdasarkan pantauan, sejumlah driver menggelar aksi bela Nadiem tepat di depan gerbang gedung Pengadilan.
Sementara sejumlah driver lainnya masuk ke dalam Pengadilan untuk menyaksikan jalannya sidang melalui layar besar disiapkan diluar ruang sidang.
Massa pendukung yang diluar, mereka terus menyuarakan kebebasan untuk mantan bos Gojek tersebut.
"Bebas, bebaskan Nadiem, bebaskan Nadiem sekarang juga," teriak massa pendukung.
Sementara itu di sudut Gedung Pengadilan terdapat sejumlah karangan bunga dukungan. Karang bunga itu bertuliskan 'Nadiem Bukan Bersalah, Hanya Terlalu Jujur Masa Depan'.
Karangan bunga lainnya bertuliskan 'Nadiem Tidak Ada Bau Korupsi, Yang Tercium Hanya Ketakutan Pada Gagasan'.
Hingga saat ini, masa mendukung masih berkumpul di sekitaran Gerungan Pengadilsn Tipikor. Sejumlah personel kepolisian turut menjaga aksi mereka. (aha/ree)




