JEMBER, ERANASIONAL.COM – Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Lion Air Group resmi membuka kembali rute penerbangan Jember–Surabaya PP di Bandara Notohadinegoro pada Senin (1/6). Oleh karena itu, momentum peresmian transportasi udara ini terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.
Gus Fawait menyebut pembukaan kembali jalur udara ini memiliki nilai simbolis yang kuat untuk memajukan konektivitas daerah. Sebab, transportasi publik tersebut kini berhasil menghubungkan kembali denyut nadi perekonomian Jember dengan ibu kota provinsi.
“Hari ini adalah hari bersejarah bagi Kabupaten Jember. Setelah terhubung dengan Jakarta dan Bali sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, kini Jember kembali terhubung dengan Surabaya,” kata Bupati Muhammad Fawait.
Sementara itu, bupati menegaskan bahwa reaktivasi rute penerbangan ini merupakan buah dari kerja keras lintas sektor. Alhasil, seluruh elemen masyarakat sepakat menjadikan capaian infrastruktur ini sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila.
“Ini merupakan hasil perjuangan bersama dan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila untuk memajukan daerah,” sambung Fawait.
Selanjutnya, ia mengakui bahwa masalah keterbatasan akses transportasi selama beberapa tahun terakhir sempat menghambat pembangunan wilayah. Maka dari itu, minimnya sarana konektivitas tersebut secara otomatis membuat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi lokal menjadi kurang optimal.
“Selama beberapa tahun terakhir Jember menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur yang menghubungkan daerah dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Dampaknya tentu berpengaruh terhadap percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, aktifnya rute legendaris ini langsung memicu optimisme tinggi jajaran pemerintah daerah terkait kelancaran investasi. Oleh sebab itu, pemimpin daerah yakin sektor bisnis makro akan segera bangkit berkat kemudahan aksesibilitas transportasi.
“Maka saya yakin dengan adanya penerbangan ini, perputaran ekonomi akan semakin meningkat di Jember,” pungkas Fawait.





