Polresta Yogyakarta akan Segera Gelar Rekonstruksi Kasus Daycare Little Aresha

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Polresta Yogyakarta bersiap menggelar rekonstruksi kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha sebagai langkah prosedural melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebelum pelimpahan berkas perkara tahap satu ke Kejaksaan.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, mengonfirmasi bahwa jajarannya saat ini tengah merampungkan pemberkasan untuk ke-13 tersangka.

"Iya, nanti akan ada rekonstruksi. Terus kita juga akan segera tahap satu, berkasnya ke Kejaksaan," ujarnya saat ditemui Pandangan Jogja, Selasa (2/6).

Terkait waktu pelaksanaan, Pandia menyebut agenda ini akan diserahkan kepada satuan reserse kriminal untuk dikoordinasikan lebih lanjut.

"Belum, bukan hari ini. Maksudnya nanti dikabari. Mungkin minggu-minggu ini. Nanti dengan Kasat Reskrim ya," tambahnya.

Sementara itu, salah satu orang tua korban, Anto mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi terbaru dari penyidik, agenda reka adegan tersebut telah dijadwalkan pada pekan depan

"Info dari penyidik, insyaallah rekonstruksi tanggal 10 Juni," kata Anton saat dihubungi terpisah.

Meskipun belum ada keputusan final mengenai teknis sterilisasi terbuka atau tertutup di TKP, Anton menegaskan pihak keluarga dan media akan tetap hadir untuk mengawal jalannya proses hukum agar berjalan transparan.

"Kami akan tetap hadir mengawal proses ini. Nggak apa-apa media hadir sih. Biar di-up terus beritanya. Harapan saya selaku orang tua korban dalam rekonstruksi bisa berjalan lancar dan menghadirkan kami selaku korban sebagai kontrol prosesnya," jelas Anto.

Melalui pengawalan ini, pihak keluarga menuntut keadilan agar para pelaku dijerat dengan hukuman seberat-beratnya karena tindakan tersebut dinilai sudah melanggar hak asasi.

"Kami percaya hukum di Indonesia bisa transparan dan seadil-adilnya untuk para tersangka dihukum seberat-beratnya. Ini bukan soal bukan hanya penelantaran anak atau penganiayaan jelas ini sudah melanggar HAM," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy Ungkap Alasan Prabowo Sering ke Luar Negeri
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Gila! Putin Ngamuk, Rusia Tembak 8.150 Drone ke Ukraina
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Pergerakan 56.898 Penumpang pada Puncak Arus Balik Libur Panjang
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Kepulangan Jemaah Haji, Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Tanpa Hambatan
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Toko Plastik di Jakbar Jadi Tempat Peredaran Tramadol, 1 Orang Ditangkap Polisi
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.