JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pasien hantavirus yang sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Infeksius (RSPI) Sulianti Saroso telah dipulangkan.
Pasien WNA asal Inggris Raya tersebut diketahui pernah berada di kapal pesiar MV Hondius. Kapal ini diterpa wabah hantavirus saat berlayar di Samudra Atlantik pada April 2026 lalu.
Budi Gunadi mengatakan, pihaknya awalnya diberi pemberitahuan oleh pemerintah Inggris Raya mengenai kondisi pasien. Setelah dilacak, WNA itu kemudian diisolasi di RSPI Sulianti Saroso.
Baca Juga: Penumpang Positif Hantavirus dari Kapal Pesiar MV Hondius Bertambah, Kali Ini Warga Kanada
"Jadi, itu memang orang yang teridentifikasi pernah di kapal. Kita di-warning dari Pemerintah Inggris bahwa ada satu orang Inggris yang datang ke Indonesia karena bekerja," kata Budi di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Budi menambahkan, Kemenkes telah melakukan pelacakan kontak atas aktivitas pasien tersebut di Indonesia. Setelah ditelurusi, Budi memastikan tidak ada penularan hantavirus dari pasien.
"Kontak tracing-nya sudah dilihat dan semuanya juga sudah dicek enggak ada," katanya.
Menkes mengatakan hantavirus telah terdeteksi sejak awal 2000-an di Indonesia. Menurutnya, Indonesia telah melakukan uji seroprevalensi hantavirus, yakni tes pada suatu populasi untuk mengetahui proporsi individu yang memiliki antibodi spesifik pada srum darahnya.
"Sudah pernah diuji seroprevalensi survei kayak dulu Covid, di daerah-daerah seperti Bali 16 persen, sudah punya antibodi," kata Budi dikutip Antara.
"Daerah-daerah Surabaya, Jakarta, sudah 13 persen. Jadi, memang ini bukan virus baru. Sudah ada dulu di Indonesia dan Alhamdulillah, fatality rate-nya sih sangat rendah."
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- hantavirus
- rspi sulianti saroso
- menkes budi gunadi sadikin
- kasus hantavirus indonesia
- pasien hantavirus





