JAKARTA, DISWAY.ID-- Sebuah ijazah SMA tergeletak di atas tanah yang menghitam menjadi saksi bisu amukan si jago merah di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Dari pengamatan reporter Disway di lokasi, sebagian dokumen itu telah hangus terbakar. Tepiannya mengerut dan menghitam akibat terpapar panas tinggi.
BACA JUGA:Dari Aspal ke Alam, Repsol Ride Story Bawa Bikers Nikmati Pesona Bantimurung–Leang-Leang
Namun, beberapa bagian masih dapat terbaca, termasuk identitas pemilik dan keterangan kelulusan yang tercetak di atasnya.
"Surat tanda tamat belajat SMA Swasta Yapenka-1," tanda di keterangan dokumen tersebut.
Ijazah itu menjadi satu dari sedikit benda yang tersisa setelah kobaran api meluluhlantakkan permukiman warga.
Di tengah upaya korban mencari barang yang masih bisa diselamatkan--dokumen pendidikan itu seolah menjadi saksi bisu besarnya kerugian yang dialami warga.
BACA JUGA:World Milk Day 2026: Frisian Flag Indonesia Dorong Pola Hidup Sehat Lewat Konsumsi Susu Bernutrisi
Lembaran ijazah yang tersisa separuh itu menjadi gambaran nyata dampak kebakaran yang tidak hanya menghanguskan bangunan fisik.
Tetapi juga berbagai dokumen yang menyimpan perjalanan hidup pemiliknya.
Kini, di tengah hamparan abu yang menutupi bekas permukiman—ijazah yang hangus itu menjadi pengingat bahwa kebakaran telah merenggut lebih dari sekadar tempat tinggal.
Api juga melalap jejak pendidikan, identitas, dan kenangan yang selama bertahun-tahun dijaga oleh para pemiliknya.
Di Antara Abu dan Reruntuhan, Warga Mengais Sisa Harta
Tumpukan kayu hangus, seng yang melengkung akibat panas, hingga puing-puing sisa bangunan masih menjadi pemandangam yang mendominasi di lokasi krjadian.
BACA JUGA:Tangis Pecah Legenda Malaysia! Hakim Danish Podium Perdana di Moto3 Italia 2026, Ungguli Veda Ega Pratama
- 1
- 2
- »





