Grid.ID - Pihak Ruben Onsu mengklaim pernah menghubungi Sarwendah untuk meminta bertemu anak-anak mereka. Akan tetapi, Sarwendah justru menyuruh Ruben Onsu untuk menghubungi anak mereka langsung.
Saat itu Sarwendah menyuruh Ruben Onsu untuk mengubungi anak mereka pada akhir 2025. Ruben Onsu pun mencoba menghubungi anak mereka pada 25 April 2026.
“Disuruh ngomong sama anaknya langsung dan sudah dilakukan,” ujar Minola Sebayang, Kuasa Hukum Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).
Sayangnya, anak-anak Ruben Onsu tak merespons cepat pesan ayahnya. Bahkan, lima hari setelah dihubungi Ruben Onsu, anak-anaknya baru merespons.
“Tapi nge-chat-nya (anaknya) tanggal... 25 April, balasnya 1 Mei,” lanjut Minola Sebayang.
Pihak Ruben Onsu mengatakan bahwa setelah perceraian dengan Sarwendah, dia tak pernah bertemu anaknya secara teratur. Padahal dalam surat kesepakatan, Ruben Onsu diberikan waktu 2-3 hari dalam seminggu untuk bersama anak mereka.
“Enggak teratur, enggak pernah teratur. Selama perceraian dan selama ada penandatanganan akta perjanjian, tidak pernah sepemahaman yang kami ketahui menurut Ruben,” kata Minola Sebayang.
“Realisasi tiga dua tiga hari dalam seminggu tidak pernah terealisasi,” tutupnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Ruben Onsu dan Sarwendah dikaruniai dua orang putri dari pernikahan mereka. Sayangnya, pernikahan tersebut kandas di perjalanan 11 tahun.
Pasca perceraian, hak asuh atas dua putri mereka jatuh ke tangan Sarwendah. Meskipun keduanya memiliki kesepakatan pembagian waktu dalam mengurus anak.
Ruben Onsu pun mengklaim kini sulit bertemu anak sejak beberapa bulan belakangan ini. Sementara itu, Sarwendah mengatakan bahwa Ruben Onsu sudah stop nafkah kedua buah hati mereka sejak akhir 2025. (*)
Artikel Asli




