Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia, secara resmi menghadirkan sosok Presiden pertama RI, Soekarno, di jantung kota abadi tersebut. Peresmian patung perunggu Bung Karno ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.
Rangkaian acara diawali dengan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Kehadiran Puan di Roma didampingi oleh Duta Besar RI untuk Italia, Junimart Girsang, serta jajaran pejabat DPR RI lainnya. Acara ini juga diikuti dengan khidmat oleh masyarakat dan pelajar Indonesia yang berdomisili di Italia.
Patung yang terbuat dari bahan perunggu tersebut menampilkan sosok Bung Karno dalam pose penghormatan. Keberadaan patung ini di KBRI Roma bukan sekadar elemen dekoratif atau penghias gedung semata. Duta Besar RI untuk Italia, Junimart Girsang, menegaskan bahwa kehadiran patung ini merupakan wujud penghormatan tertinggi kepada Soekarno sebagai Bapak Bangsa dan arsitek utama politik luar negeri Indonesia.
"Kami hadirkan di Roma bukan sekadar sebagai penghias gedung, melainkan sebagai wujud penghormatan kepada Bapak Bangsa atas warisan beliau untuk fungsi diplomasi yang luar biasa," ujar Junimart Girsang yang dikutip Selamat Pagi Indonesia pada Selasa, 2 Juni 2026.
Baca juga: KBRI Roma Gelar Salat Id Berjemaah, Berbagi Daging Kurban ke Diaspora Indonesia
Lebih lanjut, Junimart menekankan peran vital Bung Karno dalam merumuskan prinsip politik luar negeri yang bebas aktif. Prinsip inilah yang hingga saat ini terus dijaga dan dijalankan oleh KBRI Roma dalam menjalankan tugas-tugas diplomatik di kancah internasional.
Selain sebagai bentuk penghormatan sejarah, peresmian patung ini menjadi pengingat bagi seluruh warga negara Indonesia di luar negeri, khususnya di Italia, untuk tetap menjaga semangat Pancasila.
Momen Hari Lahir Pancasila yang dipilih sebagai waktu peresmian memberikan pesan kuat bahwa nilai-nilai dasar negara harus tetap hidup dan relevan, meskipun berada jauh dari tanah air. Patung Bung Karno kini berdiri tegak di Roma sebagai simbol abadi dari identitas dan kedaulatan bangsa Indonesia di mata dunia.




