Sebut Seskab Teddy Sengaja Sesatkan Publik, Guntur Romli Kritik Klaim Investasi Kunjungan Prabowo

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, menuding Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya telah melakukan penyesatan publik secara sengaja terkait klaim hasil kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri.

Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menganggap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap informasi sesat terkait kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel) langsung menghasilkan investasi Rp575 triliun.

BACA JUGA: Seskab Teddy Abaikan Serangan Personal, Fondasi Penting Jaga Stabilitas

Hal demikian disampaikan Guntur menyikapi pernyataan Teddy yang bilang kunjungan luar negeri Prabowo menghasilkan investasi. 

"Apa yang disampaikan Seskab Teddy bukan sekadar overclaim, itu penyesatan publik yang disengaja," kata dia melalui X akun @GunRomli seperti dikutip Selasa (2/6).

BACA JUGA: Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Disorot, Seskab Teddy Menjawab Tegas

Guntur menyebut Seskab Teddy bilang kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korsel langsung menghasilkan investasi Rp575 triliun.

Namun, kata dia, hasil kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korsel baru menghasilkan komitmen investasi dan belum tahap realisasi.

BACA JUGA: Seskab Teddy Sebut Kelebihan Biaya ke Luar Negeri Ditanggung Pribadi Presiden Prabowo

"Baru komitmen bisnis di atas kertas, MoU, belum masuk sebagai realisasi investasi di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)," ungkapnya.

Dia mengatakan pernyataan Teddy terkait hasil diplomasi Prabowo ke Korsel dan Jepang untuk mengaburkan antara komitmen dan realisasi.

Guntur mengatakan Teddy juga berusaha menyematkan prestasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebagai investasi hasil diplomasi luar negeri.

"Demi narasi politik yang gemerlap. Publik berhak mendapatkan fakta yang jujur. Bukan kalimat bombastis yang meyesatkan," katanya.

Sebelumnya, Seskab Teddy menjawab kritik eks Wamenlu Dino Patti Djalal terkait intensitas kunjungan luar negeri Prabowo.

Menurut dia, berbagai lawatan internasional yang dilakukan Prabowo telah menghasilkan manfaat konkret bagi Indonesia.

Teddy kemudian mengungkit total investasi yang masuk ke Indonesia selama satu setengah tahun terakhir mencapai sekitar Rp2.430 triliun berdasarkan data BKPM.

Dia lalu menyinggung kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan pada bulan lalu yang menghasilkan investasi baru senilai sekitar Rp 575 triliun. (ast/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Gracia Caroline, Pacar Jerome Polin yang Baru Saja Lulus S2 di Universitas Columbia, Ternyata Dulu Adik Kelas Sang Youtuber
• 13 jam lalugrid.id
thumb
85 Mitra Hanania Group Lapor Polisi, Kerugian Ditaksir Rp20 Miliar | KOMPAS SIANG
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
378 Jamaah Haji Kloter Pertama Jatim Tiba di Bandara Juanda
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pihak Ruben Onsu Bantah Sebut Sarwendah Halangi Bertemu Anak, Kuasa Hukum: Hanya Salah Pengucapan
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Penggugat Perdata Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR Buka Peluang Mediasi di Luar Pengadilan
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.