Grid.ID - Di tengah badai kasus penipuan miliaran rupiah yang menimpa keluarganya, artis Bunga Zainal kini fokus pasang badan sebagai pelindung sekaligus pendukung utama bagi sang suami, Sukhdev Singh.
Sukhdev pun mengungkapkan beban psikologis yang dirasakan sang istri. Mendampingi suami dalam setiap proses hukum menjadi tanggung jawab moral sendiri bagi Bunga yang harus ia tunaikan.
"Makanya hari ini Bunga punya beban moral sangat tinggi, ini kan dia cuma hadir sebagai saksi waktu itu diminta keterangan, tapi hari ini dia untuk menemani saya, kemari untuk memberikan eh support buat saya sebagai suaminya ya," kata Sukhdev saat ditemui di Bareskrim Polri, Selasa (2/6/2026).
Di tengah rumitnya masalah keuangan dan hukum yang sedang dihadapi, pasangan ini memiliki prinsip. Mereka sepakat untuk tidak mengumbar kesedihan apalagi meminta bantuan atau melibatkan keluarga besar dalam urusan finansial.
Bagi Bunga, masalah yang terjadi di dalam rumah tangganya harus diselesaikan secara mandiri oleh ia dan suami tanpa perlu membebani pihak luar, termasuk orang tua maupun kerabat dekat.
"Enggak, ada nggak ada (keterlibatan keluarga). Kan kalau kita punya masalah, kita sudah berumah tangga, jadi masalahnya hanya saya dan suami, nggak ngelibatin siapa-siapa gitu," tegas Bunga.
Sukhdev Singh pun menimpali pernyataan sang istri dengan pandangan yang realistis sambil berkelakar, bahwa masalah finansial seperti utang-piutang atau kerugian akibat penipuan memang bukanlah konsumsi keluarga besar.
"Kalau utang-piutang keluarga nggak mau tahu, loh," seloroh Sukhdev Singh.
Setelah melewati masa-masa emosional yang sempat diwarnai perselisihan paham, hubungan Bunga Zainal dan Sukhdev Singh justru semakin solid. Bunga menyadari bahwa perannya saat ini adalah menjadi pelindung agar sang suami tetap tegar menghadapi proses hukum.
"Ini kan sebenarnya masalah suamiku, gitu. Jadi aku sebagai istri ya support lah, support sistem gitu," pungkas Bunga Zainal.
Diketahui Bunga Zainal mendatangi Mabes Polri untuk mendampingi sang suami dalam kasus dugaan penipuan cek kosong bernilai miliaran rupiah. Bunga juga hadir sebagai saksi dan mengaku ikut menjadi korban dalam perkara yang telah bergulir sejak 2024 itu.
Adapun total kerugian mencapai Rp2,6 miliar. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/4467/VIII/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 2 Agustus 2024. (*)
Artikel Asli




