Liputan6.com, Jakarta - Pelaku pembunuhan pengusaha asal Korea Selatan, Biong Can Sang, di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berupaya untuk menghilangkan jejak. Setelah menghabisi korban, beberapa barang bukti hingga senjata yang digunakan dibuang ke aliran Sungai Kalimalang.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni mengatakan, HW yang berperan sebagai eksekutor membuang laptop milik korban, DVR CCTV, serta pisau buah yang dipakai saat beraksi. Tindakan itu dilakukan sehari setelah pembunuhan.
Advertisement
“Laptop, DVR CCTV, dan pisau yang digunakan dibuang ke aliran Sungai Kalimalang,” kata Sumarni kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Menurut dia, usai membunuh korban, HW mengambil laptop yang berada di atas meja makan dan DVR CCTV yang terpasang di ruang tamu dekat pintu masuk. Selain itu, pelaku juga membawa kabur kartu ATM BCA milik korban yang berada di dalam dompet.
Kartu ATM tersebut kemudian diserahkan kepada SJ, mantan istri korban yang diduga menjadi otak pembunuhan. Sedangkan laptop dan DVR CCTV diminta untuk dimusnahkan.
“ATM diserahkan kepada SJ. Untuk laptop dan DVR diminta agar dimusnahkan,” ujar Sumarni.




